PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • Distribusi LPG 3 Kg di Bone Dipertanyakan, Agen Diduga Pasok Kios hingga Penginputan NIK Berbayar • Rembuk Pendidikan Makassar Bahas Tantangan Sekolah di Tengah Perubahan Teknologi •
Makassar

Percepat Vaksinasi Nakes, Pemprov Sulsel Gencar Vaksinasi massal Selama Tiga Hari

494
×

Percepat Vaksinasi Nakes, Pemprov Sulsel Gencar Vaksinasi massal Selama Tiga Hari

Sebarkan artikel ini
Percepat Vaksinasi Nakes, Pemprov Sulsel Gencar Vaksinasi massal Selama Tiga Hari
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus melakukan langkah untuk mempercepat vaksinasi covid-19 bagi tenaga kesehatan (Nakes) diantaranya dengan melakukan vaksin massal selama tiga hari.

MAKASSAR—Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus melakukan langkah untuk mempercepat vaksinasi covid-19 bagi tenaga kesehatan (Nakes) diantaranya dengan melakukan vaksin massal selama tiga hari.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengaku vaksinasi massal dilakukan mulai hari ini tanggal 1 sampai 3 Februari 2021.

“Kita akan mulai vaksinasi massal mulai dari hari Senin ini tanggal 1 sampai dengan Rabu 3 Februari, di GOR kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar,” ungkapnya saat memimpin Coffee Morning, di Rapim Kantor Gubernur Sulsel, Senin (1/2).

Ia berharap vaksinasi bisa dilakukan secara masif hingga anti bodi penerima vaksin terbentuk sempurna serta tetap tidak ada aktivitas yang melemahkan anti bodi pasca melakukan vaksinasi.

“Tolong jangan sampai kita kembangkan kegiatan yang melemahkan vaksin. Jadi harus betul-betul di jaga dan ini tiga bulan baru aktif betul anti bodinya,” harapnya.

Gubernur Sulsel juga berharap vaksin ini adalah betul-betul sebagai solusi untuk memutus Covid-19.

“Saya berharap vaksin ini adalah betul-betul sebagai solusi untuk memutus Covid-19. Kita fokus bagi yang belum kena Covid-19,” pungkasnya.

sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari Mengatakan Vaksinasi massal ini melibatkan seluruh Rumah Sakit (RS) milik pusat, Pemprov Sulsel, Swasta yang ada di Kota Makassar, kemudian Balai Kesehatan, Fakultas Kedokteran Unhas dan UPT Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel.

“Vaksinasi ini melibatkan Seluruh Rumah Sakit,Adapun, total institusi yang terlibat sebanyak 33 unit, dan total peserta yang akan di vaksin sebanyak 4.804,” ungkapnya.

Ia menjelaskan Tim Vaksin sendiri diambil dari dari RS Wahidin Sudirohusodo, RS Unhas, RS Tajuddin Khalid, RS Fatima serta lainnya.

“Tim vaksin sendiri di ambil dari RS Wahidin Sudirohusodo, RS Unhas, RS Tajuddin Khalid, RS Fatima, RS Pertiwi, RS Awal Bros dan Dinas Kesehatan Kota Makassar,” jelasnya.

Kadis Kesehatan Sulsel menambahkan vaksinasi massal ini dilakukan untuk mempercepat proses vaksinasi khusus tenaga kesehatan di kota Makassar.

“Ini untuk mempercepat pemberian Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Kota Makassar,” tutupnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com