Memuat Ramadhan…
Memuat cuaca…
Makassar

Salat Zuhur Perdana di Balai Kota, Wali Kota Munafri Arifuddin Ajak Pegawai Manfaatkan Masjid Secara Optimal

587
×

Salat Zuhur Perdana di Balai Kota, Wali Kota Munafri Arifuddin Ajak Pegawai Manfaatkan Masjid Secara Optimal

Sebarkan artikel ini
Salat Zuhur Perdana di Balai Kota, Wali Kota Munafri Arifuddin Ajak Pegawai Manfaatkan Masjid Secara Optimal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melaksanakan salat Zuhur berjemaah perdana di Masjid Rahmatul Ilham, kompleks Balai Kota Makassar, Senin (3/3/2025). Momen ini menjadi yang pertama bagi Munafri sejak resmi menjabat sebagai Wali Kota Makassar.

MAKASSAR—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melaksanakan salat Zuhur berjemaah perdana di Masjid Rahmatul Ilham, kompleks Balai Kota Makassar, Senin (3/3/2025). Momen ini menjadi yang pertama bagi Munafri sejak resmi menjabat sebagai Wali Kota Makassar.

Bukan sekadar hadir sebagai jemaah, Munafri juga mengumandangkan azan Zuhur sebelum melaksanakan salat bersama para pegawai lingkup Pemerintah Kota Makassar. Usai salat, ia menyampaikan beberapa pesan kepada jemaah, menekankan bahwa jabatan hanyalah simbol duniawi yang sebaiknya ditanggalkan ketika berada di dalam masjid.

“Saya ingin menyampaikan bahwa jabatan ini hanya simbol duniawi. Di dalam masjid, kita semua sama. Jadi, mari kita jaga kesucian dan nilai kebersamaan di tempat ini,” ujarnya.

Munafri juga berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang diskusi yang bermanfaat bagi pegawai di sela-sela waktu salat. Ia menginginkan masjid dimanfaatkan secara optimal untuk aktivitas positif, bukan sekadar tempat beristirahat saat jam kerja.

“Masjid ini harus kita fungsikan dengan baik, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai ruang berdiskusi. Jangan sampai ada yang menjadikannya tempat bersembunyi atau sekadar melepas lelah saat bekerja,” tegasnya.

Selain itu, Munafri menyoroti pentingnya menjaga kebersihan masjid. Ia meminta jemaah untuk memastikan area wudu dan toilet tetap bersih agar kenyamanan beribadah tidak terganggu.

“Saya akan sangat memperhatikan kebersihan masjid ini. Pastikan tidak ada sisa kotoran, terutama di tempat wudu dan toilet. Marbot harus lebih teliti dalam menjaga kebersihan,” katanya.

Menurutnya, kenyamanan dalam beribadah tidak hanya ditentukan oleh suasana spiritual, tetapi juga kebersihan dan keharuman masjid.

“Kebersihan dan keharuman masjid adalah hal utama. Jangan biarkan debu atau bau mengganggu kekhusyukan salat,” imbuhnya.

Di akhir penyampaiannya, Munafri mengajak seluruh pegawai Pemkot Makassar untuk aktif melaksanakan salat berjemaah. Ia menilai kebiasaan ini penting untuk memperkuat nilai spiritualitas sekaligus mempererat hubungan antarsesama pegawai.

“Salat berjemaah bukan sekadar ibadah, tapi juga membangun kebersamaan. Saya harap ini menjadi kebiasaan yang kita jaga bersama,” pungkasnya. (*/4dv)

error: Content is protected !!