Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Sekda Makassar: Reses Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat dan Kebijakan

923
×

Sekda Makassar: Reses Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat dan Kebijakan

Sebarkan artikel ini
Sekda Makassar: Reses Jadi Jembatan Aspirasi Rakyat dan Kebijakan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menghadiri Rapat Paripurna Reses Ketiga Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024–2025 DPRD Kota Makassar, Jumat (15/8/2025) kemarin.

MAKASSAR—Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menghadiri Rapat Paripurna Reses Ketiga Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024–2025 DPRD Kota Makassar, Jumat (15/8/2025) kemarin.

Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Makassar itu dihadiri pimpinan dan anggota dewan, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD. Dalam sambutannya, Sekda Zulkifly menekankan pentingnya reses sebagai jembatan komunikasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Reses menjadi wadah strategis untuk mendengar langsung harapan dan kebutuhan masyarakat. Hasilnya akan menjadi pertimbangan penting dalam menyusun kebijakan pembangunan kota,” ujarnya.

Mantan Camat Ujung Pandang ini menegaskan, pembangunan Makassar memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan DPRD, ditopang dukungan masyarakat.

Aspirasi yang dihimpun dari reses diharapkan bisa melahirkan program tepat sasaran, mulai dari infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga pelayanan publik.

“Mari kita pastikan setiap kebijakan benar-benar berpijak pada kepentingan rakyat dan membawa manfaat bagi kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Sekda juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras DPRD Makassar dalam memperjuangkan aspirasi warga.

“Atas nama Pemkot Makassar, saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan. Semoga sinergi ini terus terjaga demi kemajuan kota yang kita cintai,” tambahnya.

Sementara itu, Juru Bicara laporan hasil reses Dapil Makassar 1, Fahrizal Arrahman Husain, melaporkan pelaksanaan reses yang digelar pada 19–21 Juni dan 23–25 Juni lalu. Reses ini menyebar di tiga kecamatan: Rappocini, Makassar, dan Ujung Pandang.

Dari pertemuan bersama camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh masyarakat, sejumlah aspirasi mengemuka. Mulai dari perbaikan jalan, drainase, pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, fasilitas posyandu, hingga peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.

“Air bersih juga menjadi kebutuhan mendesak. Ketersediaannya semakin menurun akibat berkurangnya debit sumber air. Kami berharap Pemkot segera mengambil langkah strategis,” kata Fahrizal yang akrab disapa Dokter Ical.

Selain itu, warga mengusulkan penambahan lampu jalan demi keamanan, serta penguatan UMKM lewat bantuan modal dan pelatihan. Menurut Dokter Ical, masukan masyarakat harus diprioritaskan sebagai dasar program pembangunan.

“Kami berharap usulan-usulan ini benar-benar ditindaklanjuti, agar bisa membawa manfaat nyata bagi warga Makassar,” tutupnya. (70n/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!