Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Sidak Bernuansa Nostalgia, Munafri Kembali ke SD Inpres IKIP Tempat Ia Mengawali Pendidikan

411
×

Sidak Bernuansa Nostalgia, Munafri Kembali ke SD Inpres IKIP Tempat Ia Mengawali Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Sidak Bernuansa Nostalgia, Munafri Kembali ke SD Inpres IKIP Tempat Ia Mengawali Pendidikan
Kunjungan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, ke UPT SPF SD Inpres Kampus IKIP, Selasa (18/11/2025), berubah menjadi momen penuh nostalgia. Sidak yang biasanya berlangsung formal, kali ini membawa Munafri kembali ke jejak masa kecilnya, di sekolah tempat ia pertama kali belajar pada 1981 dan tamat pada 1987.

MAKASSAR—Kunjungan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, ke UPT SPF SD Inpres Kampus IKIP, Selasa (18/11/2025), berubah menjadi momen penuh nostalgia. Sidak yang biasanya berlangsung formal, kali ini membawa Munafri kembali ke jejak masa kecilnya, di sekolah tempat ia pertama kali belajar pada 1981 dan tamat pada 1987.

Berjalan menyusuri lorong, ruang kelas, hingga halaman sekolah, Munafri—yang akrab disapa Appi—mengaku larut dalam kenangan. “Pagi ini, saya berinisiatif mau pergi lihat sekolah saya dulu, tempat saya menimba ilmu,” ujarnya.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Ini menjadi kunjungan perdana Appi sejak puluhan tahun meninggalkan bangku SD IKIP. Ia datang bukan hanya sebagai Wali Kota Makassar, tetapi sebagai seorang alumni yang kembali ke “rumah pertama” pendidikannya.

Selain bernostalgia, Appi juga memastikan keaslian data ijazah SD-nya sekaligus mengecek pencatatan resmi namanya dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Langkah ini menjadi penegasan transparansi dan integritas perjalanan pendidikannya.

“Saya punya ijazah SD Inpres IKIP. Saya masuk sekolah ini dan tamat tahun 1987,” tegas mantan CEO PSM Makassar itu.

Appi juga menceritakan kembali perjalanan pendidikannya dari SMPN 3 Makassar (1987–1990), SMAN 2 Makassar (1990–1993), hingga meraih gelar sarjana di Universitas Hasanuddin (1993–1999).

Saat menelusuri area belakang sekolah, Appi tampak tersenyum mengenang masa kecilnya. “Saya habiskan bermain di sini. Dulu ini cuma sekolah, terus di belakang lapangan. Ada lapangan bola, lapangan apa,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa aset sekolah tersebut berada di bawah kepemilikan Universitas Negeri Makassar (UNM), sesuai dengan penamaannya sebagai SD Inpres Kampus IKIP.

Meski sekolah itu bukan berada di bawah Pemerintah Kota Makassar, Appi menegaskan komitmennya untuk tetap membuka ruang koordinasi demi perbaikan fasilitas. Menurutnya, masih banyak hal yang perlu dibenahi, termasuk pengembangan lahan sekolah yang cukup luas di bagian belakang.

“Apakah pemerintah bisa intervensi? Karena di belakang lahannya cukup luas. Banyak yang bisa dibuat, seperti sentra kesenian atau kegiatan anak-anak,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa peluang kolaborasi lintas institusi perlu dioptimalkan agar fasilitas pendidikan di Makassar terus berkembang.

Selain sarana fisik, Appi juga menyoroti persoalan banjir yang kerap melanda kawasan sekolah dan membutuhkan perhatian serius. “Yang paling penting ini naik terus karena banjir. Jadi mungkin perlu perhatian ekstra. Nanti saya coba bicara dengan rektor,” tutupnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan tak hanya soal kewenangan formal, tetapi juga tentang kepedulian untuk memastikan sekolah sebagai tempat tumbuh generasi masa depan tetap layak dan nyaman. (70n/Ag4ys/4dv)

Sidak Bernuansa Nostalgia, Munafri Kembali ke SD Inpres IKIP Tempat Ia Mengawali Pendidikan
Kunjungan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, ke UPT SPF SD Inpres Kampus IKIP, Selasa (18/11/2025), berubah menjadi momen penuh nostalgia. Sidak yang biasanya berlangsung formal, kali ini membawa Munafri kembali ke jejak masa kecilnya, di sekolah tempat ia pertama kali belajar pada 1981 dan tamat pada 1987.
error: Content is protected !!