PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dirjenpas Mashudi Mundur, Tanggung Jawab Moral Kasus Cluster Mewah Lapas Cibinong • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dirjenpas Mashudi Mundur, Tanggung Jawab Moral Kasus Cluster Mewah Lapas Cibinong • Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo • KAHMI Sulsel Kenalkan Graha Hijau Hitam ke Wagub Fatmawati • Modifikasi Desil Demi Kesejahteraan? • Kabid Humas Polda Sulsel Serahkan Penghargaan, Polres Bone Borong Lima Prestasi • Pemkot Makassar Kaji Kantong Parkir, Balai Kota Jadi Lokasi Paling Mendesak •
Makassar

Tersentak Ada Kabar Ibu Hamil Ditolak RS, Wagub Temui Pasien Pastikan Dapatkan Pelayanan RS

396
×

Tersentak Ada Kabar Ibu Hamil Ditolak RS, Wagub Temui Pasien Pastikan Dapatkan Pelayanan RS

Sebarkan artikel ini
Tersentak Ada Kabar Ibu Hamil Ditolak RS Wagub Temui Pasien Pastikan Dapatkan Pelayanan RS
Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi Ibu Ervina yang ditolak rumah sakit dan bayinya meninggal dalam kandungan dan saat ini dirawat di RSIA Ananda, di Jl. Andi Djemma, Rabu 17 Juni 2020.

Wagub Andi Sudirman yang diterima oleh pemilik RSIA Ananda, Fadli Ananda menjelaskan, kejadian ini ia ketahui setelah melihat informasi dari media sosial.

Fadli Ananda kemudian langsung ke RSIA Ananda untuk memberi bantuan dana dan memastikan mendapatkan pelayanan dari Rumah Sakit (RS).

“Kami sangat prihatin dengan kondisi yang dialami Ibu Ervina setelah mendapat informasi dari Media sosial. Sehingga kami langsung datang untuk memberi bantuan dana kepada pasien dan memastikan pasien sudah ada tempat dan segera dirujuk,” ungkapnya.

Ia menekankan agar kejadian semacam ini tidak terulang, apalagi ditengah pandemi Covid-19, dengan terus di sosialisasikan protap bersalin dan ibu hamil.

“Kami ingin kedepan tidak ada lagi kejadian seperti itu dan kami sudah berkoordinasi dengan kadis kesehatan provinsi agar RS Provinsi dan Kabupaten Kota baik RS pemerintah maupun swasta ada sosialisasi masif protap bersalin dan Ibu hamil dengan memiliki perencanaan melahirkan,” jelasnya

Wagub Sulsel menambahkan ditengah pandemi covid-19 Ibu hamil harus menjadi perhatian khusus sehingga dapat melaksanakan proses melahirkan dengan baik.

“Ibu hamil harus menjadi perhatian khusus di tengah kondisi Pandemi saat ini,” tutupnya.

Sementara itu, Fadli mengatakan masalah Ibu Ervina bermula ketika ditolak beberapa Rumah sakit dengan aturan wajib tes Swab dan biayanya cukup mahal.

“Awalnya pasien ditolak beberapa RS karena aturan wajib tes swab dengan biaya cukup mahal. Sehingga setelah mondar-mandir maka akhirnya RSIA Ananda menerimanya bersalin dengan biaya tes Swab yang lebih murah, yakni Rp600 ribu,” urainya.

Ia menyebutkan bayi yang di kandung Ervina sudah tidak bernyawa.

“Bayi dalam kandungan Ibu Ervina sudah meninggal sejak 2 hari sebelunya dan umur kandungan sudah tua,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com