Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Wali Kota Makassar Pimpin Jumat Bersih di Waduk Tunggu Pampang

1402
×

Wali Kota Makassar Pimpin Jumat Bersih di Waduk Tunggu Pampang

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Makassar Pimpin Jumat Bersih di Waduk Tunggu Pampang
Pemerintah Kota Makassar kembali menggelar gerakan Jumat Bersih dengan melibatkan masyarakat di Kecamatan Manggala. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih di Waduk Tunggu Pampang, Jumat (22/8/2025).

MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar kembali menggelar gerakan Jumat Bersih dengan melibatkan masyarakat di Kecamatan Manggala. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung memimpin aksi bersih-bersih di Waduk Tunggu Pampang, Jumat (22/8/2025).

Kegiatan ini diikuti Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi, serta jajaran pemerintah kecamatan. Selain membersihkan lingkungan, para pejabat juga menebar eco-enzym ke waduk sebagai upaya menjaga ekosistem perairan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Dalam arahannya, Munafri menegaskan pentingnya gerakan kebersihan menjelang musim penghujan, mengingat Kecamatan Manggala dan Panakkukang termasuk wilayah rawan banjir. Ia menyebut kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama Pemkot dengan BBWS sehari sebelumnya.

“Wilayah yang bisa kami jangkau akan dimaksimalkan pembersihannya, terutama saluran-saluran air,” ujar Munafri.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif menjaga kebersihan mulai dari rumah tangga hingga lingkungan sekitar. Harapannya, risiko banjir yang kerap melanda Makassar dapat ditekan.

“Kita sadar banjir tidak bisa hilang 100 persen. Tapi minimal, kita bisa meminimalisir dampaknya agar tidak separah tahun lalu,” jelasnya.

Munafri menegaskan, gerakan kebersihan tidak boleh berhenti hanya sebagai seremonial Jumat Bersih. Aparat kecamatan, satgas kebersihan, hingga Dinas PU diminta rutin melakukan pemantauan dan pembersihan setiap hari.

“Sampah di saluran harus segera dibersihkan. Jangan tunggu siapa yang bertanggung jawab, karena ini tugas kita semua,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot juga menyiapkan pembuatan biopori di berbagai titik sebagai langkah mengurangi genangan saat musim hujan. Program tersebut akan dimulai pekan depan.

“Kesiapsiagaan memang butuh intensitas tinggi. Pembuatan biopori ini kita harapkan bisa jadi salah satu solusi,” kata Munafri.

Di akhir arahannya, ia kembali mengingatkan warga Manggala untuk bersama-sama bertanggung jawab menjaga kebersihan.

“Urusan kebersihan bukan urusan satu orang. Kalau semua ikut turun tangan, insyaallah masalah bisa lebih cepat teratasi,” tutupnya. (70n/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!