PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke PemprovPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarBone Rebut Piala Gubernur Sulsel 2026, Juara Bertahan Sidrap Tumbang di Adu PenaltiPergantian Ketua DPRD Jeneponto Mandek, Pimpinan Minta Berkas NasDem Dikonsultasikan ke Pemprov
Kriminal

Usai Cekcok, Warga Tamangapa Ini Tewas Ditangan Tetangganya Sendiri

1297
×

Usai Cekcok, Warga Tamangapa Ini Tewas Ditangan Tetangganya Sendiri

Sebarkan artikel ini
Warga Tamangapa ini Tewas Ditebas Tetangganya Sendiri
Warga Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala Kota Makassar, digegerkan oleh terbunuhnya salah satu warganya, yang bernama Jamaluddin Dg. Jalling (41) dengan bersimbah darah akibat bekas luka bacokan, Selasa (13/7/2021) dini hari.

MAKASSAR—Warga Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala digegerkan oleh terbunuhnya salah satu warganya, yang bernama Jamaluddin Dg. Jalling (41) dengan bersimbah darah akibat bekas luka bacokan, Selasa (13/7/2021).

Berdasarkan info yang dihimpun Mediasulsel.com disekitar kediaman korban, kejadian bermula, Senin (12/7) sekitar pukul 18.00 wita, salah seorang warga Kelurahan Tamangapa, yang diketahui bernama Dg Mangung (60) mendatangi dan mengancam tetangganya yang diketahui bernama Dg. Ngitung (70) dengan menggunakan parang.

Melihat kejadian tersebut, salah satu cucu Dg. Ngitung yang diketahui bernama Mila, segera melapor ke bapaknya yang bernama Jamaluddin Dg. Jaling dan merupakan anak kandung Dg. Ngitung.

Usai menerima laporan dari anaknya, Jamaluddin Dg. Jalling segera pergi ke sawah untuk mencari Dg. Ngitung. Menurut pengakuan Fatma, Istri Dg. Jaling, saat di sawah dirinya sempat mendengar suara suaminya yang berteriak, “kalo berani sini ko” dan setelah itu tak terdengar lagi suara suaminya.

Curiga dengan situasi tersebut, segera Fatma meminta Dg. Bella untuk mencari suaminya. Setelah beberapa saat pencarian Dg. Bella tidak juga menemukan keberadaan Dg. Jaling, yang kemudian melanjutkan pencarian dengan ditemani Bangge.

Menurut Bella dan Bangge saat melakukan pencarian di sawah mereka sempat bertemu Dg. Mangung yang nampak memegang parang, karena situasi gelap mereka hanya saling tegur, dan bahkan Dg. Mangung kemudian menyuruh mereka berdua pulang, karena dirinya masih sementara menunggu pencuri jagungnya. Bella dan Bangge kembali dan terus mencoba menghubungi HP korban namun tidak aktif.

Sekitar pukul 20.00 wita, beberapa teman korban ikut membantu Bella dan Bangge kembali mencari ke sawah. Akhirnya, mereka temukan bercak darah. Saat itu juga mereka melaporkan ke Polsek Manggala.

Sekitar pukul 00.10 petugas dibantu warga berhasil menemukan jenazah korban, Jamaluddin Dg Jalling dan tak memakan waktu lama anggota Resmob dipimpin Kanit Reskrim Iptu Jaelani didampingi Ipda Saiful Akbar Tompo berhasil menangkap pelaku Dg Mangung yang langsung mengakui perbuatannya telah menghabisi nyawa korban dengan sebilah parang sebagai barang bukti.

Sementara itu, cerita warga di sekitar TKP mengungkapkan, sore sebelum kejadian pelaku dan korban masih terlihat ikut pesta miras di rumah korban bersama beberapa orang yang nama-namanya sudah dikantongi Polisi.

Namun hingga berita ini diturunkan belum diperoleh titik pasti sebab musabab pertikaian yang mengakibatkan melayangnya nyawa Dg. Jalling tersebut.

Untuk kepentingan otopsi dan penyelidikan lanjutan, jenazah Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara, sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pelaku diamankan di Posko Jatanras.

Kapolsek Manggala Kompol Edhy Supriadi, SH yang sejak semalam turun langsung ke TKP bersama Danramil Panakkukang/Manggala Mayor ARH. Agus Rohmat, S.Sos, kepada awak media mengakui pihaknya telah mengantisipasi maksimal dampaknya.

“Dalam waktu dekat, penyidik akan mengungkap penyebab kasus berdarah ini,” janji Kapolsek menjawab pertanyaan Wartawan. (*/4pw)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com