PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar •
Makassar

4 WNA Australia Yang Dideportasi dari Sorong Transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

1051
×

4 WNA Australia Yang Dideportasi dari Sorong Transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Sebarkan artikel ini
WNA Australia

MAKASSAR, 4 orang WNA asal Australia yang diportasi Imigrasi Kelas II TPI Sorang dari kota Sorong Papua Barat, Senin (2/9) terlihat transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, dengan didampingi 4 orang petugas Imigrasi kota Sorong.

Berdasarkan data yang dihimpun Media Sulsel Keempat WNA asal Australia yang terdiri dari seorang pria dan 3 orang perempuan tersebut, diterbangkan dari bandara Rendani, Manukwari Papua Barat, meuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6197.

Keempat WNA tersebut masing-masing Baxter Tom (37), Davidson Cheryl Melinda (36), Hellyer Danielle Joy (31) dan Cobbold Ruth Irene (25) dideportasi karena yang bersangkutan mengikuti aksi demonstrasi OAP menuntut Papua Merdeka di kantor Walikota Sorong, Selasa, 27 Agustus 2019 yang lalu.

Seluruh WNA dengan didampingi 4 petugas Imigrasi Kelas II Sorong masing-masing Emil Goza Widodo, Mahmud Efendi, Ekawati Zakaria Balled an Nelson Ronald Mubalus selanjutnya diterbangkan Bandara Ngurah Rai Bali dengan menggunakan pesawat Lion Air No Penerbangan JT 0745.

Dari Denpasar Bali tiga WNA yaitu Baxter Tom (37), Hellyer Danielle Joy (31) dan Cobbold Ruth Irene (25) pada jam 22.25 Wita akan diterbangkan ke Sydney Australia dengan menggunakan pesawat Qantas QF44, sementara Davidson Cheryl Melinda (36) baru akan meninggalkan Bali ke Australia pada, Kamis, 4 September 2019, jam 15.45 Wita, dengan menggunakan Virgin Australian Airline pukul 15.45 Wita, karena yang bersangkutan mencari tiket yang paling murah. (m3t/464Ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com