PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi •
Internasional

70 Ribu Warga Yunani Diungsikan

456
×

70 Ribu Warga Yunani Diungsikan

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Sekitar 70 ribu warga di kota kedua terbesar Yunani, Thessaloniki, diungsikan hari Minggu (12/2) untuk mendatangkan para pakar guna menjinakkan sebuah bom Perang Dunia Kedua.

Bom tersebut, yang memuat kira-kira 250 kilogram bahan peledak, ditemukan 5 meter di bawah tanah pada waktu penggalian di sebuah pompa bensin atau SPBU pekan lalu.

Polisi pergi dari rumah ke rumah membunyikan lonceng dan mengetuk pintu untuk mengingatkan orang yang tinggal dalam jarak dua kilometer radius, yang sebagian besar di pinggir barat Kordelio, agar meninggalkan rumah mereka.

yunaniBanyak orang berangkat naik mobil mereka, tetapi sebagian diangkut oleh bus ke sekolah-sekolah dan gedung olah raga di tempat lain di kota itu di mana mereka dapat memperoleh makanan dan tempat penginapan.

Pengungsi dan migran yang tinggal di sebuah pabrik kosong di dekatnya juga diungsikan dan dibawa ke museum di Thessaloniki.

Pihak berwenang setempat mengatakan operasi itu dapat memakan waktu sepanjang hari, tetapi angkatan darat memberi indikasi kemungkinan akan memakan waktu lebih lama untuk menjinakkan bom, lalu mengangkutnya ke lapangan tembak di dekatnya.

Menurut laporan media Yunani, bom tersebut dijatuhkan oleh sebuah pesawat Inggris pada waktu serangan udara terhadap stasiun kereta api dan pelabuhan di dekatnya di kota itu tahun 1943.

Tujuh puluh tahun setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua, bom-bom yang tidak meledak dari perang itu masih terus ditemukan di seluruh dunia. (voa)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com