PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik • SPBU Kalukuang Jeneponto Diduga Dahulukan Pengisian Jerigen • Belanja Rp100 Ribu Dapat Voucher Rp50 Ribu di Sulsel Expo & Culinary 2026 • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik • SPBU Kalukuang Jeneponto Diduga Dahulukan Pengisian Jerigen • Belanja Rp100 Ribu Dapat Voucher Rp50 Ribu di Sulsel Expo & Culinary 2026 •
MakassarMedia Kampus

Danny Pomanto Beri Kuliah Pakar di FEB UMI Bahas Digitalisasi Birokrasi

1328
×

Danny Pomanto Beri Kuliah Pakar di FEB UMI Bahas Digitalisasi Birokrasi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memberikan kuliah pakar yang diselenggarakan FEB UMI di Aula Prof Abdurahman Basalamah Gedung FEB UMI Makassar, Senin (3/10/2022).

MAKASSAR—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendorong mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) Makassar untuk terus berinovasi.

Dorongan itu disampaikan Danny Pomanto saat memberikan kuliah pakar yang diselenggarakan FEB UMI di Aula Prof Abdurahman Basalamah Gedung FEB UMI Makassar, Senin (3/10/2022).

Ia menyampaikan inovasi dan digitaliasi merupakan salah satu kunci kemajuan suatu kota. Sehingga ia mendorong mahasiswa tidak takut untuk mencoba sesuatu hal yang baru.

Apalagi menurutnya, anak-anak Makassar memiliki keistimewaan. Yakni memiliki kreativitas yang tinggi dan berani tampil beda.

“Makassar secara genetik itu unggul, dan kita mau anak-anak kita di sini (FEB UMI) selalu berpikir ke depan dan berani melahirkan sebuah inovasi,” kata Danny.

Sebagai kepala daerah yang menggaungkan smart city di era kepemimpinannya, Danny Pomanto terus berupaya mewujudkan digitalisasi birokrasi melalui berbagai program.

Terbukti, diantara 10 ribu kota hanya 102 yang diakui sebagai smart city dan Kota Makassar rangking 80 oleh Smart City Indeks 2019.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memberikan kuliah pakar yang diselenggarakan FEB UMI di Aula Prof Abdurahman Basalamah Gedung FEB UMI Makassar, Senin (3/10/2022).

“Tapi kami punya smart city yang berbeda. Smart city itu teknologi, jadi bagaimana membangun membuat masyarakat jadi cerdas,” tuturnya.

Dekan FEB UMI Makassar Prof Mursalim Laekkeng juga mendorong mahasiswa FEB UMI untuk tidak takut mencoba sesuatu hal yang baru.

“Beranilah mencoba, kalau gagal karena pernah mencoba itu tidak masalah. Yang jadi masalah kita tidak pernah gagal karena tidak pernah mencoba,” imbaunya.

Selain itu, ia juga berjanji tidak ada lagi mahasiswa FEB UMI yang menjadi alumni pengangguran. Ia bertekad akan melahirkan mahasiswa yang mampu menjadi enterpreneur.

“Kita berharap mahasiswa sebelum selesai bisa menghasilkan rupiah. Itu yang kita kembangkan ekonomi kreatif dan enterpreneur di FEB UMI, jadi semester lima sudah bisa membuat bisnis sendiri. Nanti kita buat laboratorium enterpreneur,” tutup Prof Mursalim. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com