JENEPONTO—Pasca terbakar 24 September 2020 lalu, sampai dengan saat ini Pasar Induk Karisa yang merupakan pasar induk di Kabupaten Jeneponto sama sekali belum dibangun, padahal sudah memasuki tahun ke 4 pasca kebakaran.
Tentu penyebabnya adalah keterbatasan kemampuan fiscal pemerintah daerah dalam pembangunan Pasar Induk Karisa.
Terkait hal ini, Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri, disela-sela kunjungan kerja saat menerima SK Pembangunan Pasar Desa Beroanging dari Kementerian Koperasi dan UKM, sekaligus menyempatkan untuk menghadap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Selasa (28/5/2024).
Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri bertemu Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, di rumah dinas Menteri Widya Chandra IV Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Junaedi melaporkan fenomena belum adanya Pasar Kabupaten di Jeneponto yang merupakan episentrum perekonomian daerah.
“Kami sangat berharap ada dukungan dari pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan pasar induk di Kabupaten Jeneponto,” pinta Junaedi ke Menteri Perdagangan.
Lanjut Junaedi, pasar ini letaknya sangat strategis karena berada pada jalur trans Selatan Sulawesi Selatan, dan juga kedepan diharapkan bisa menjadi sentra grosir di Selatan Sulawesi Selatan.
“Saya minta ke pak Menteri Perdagangan, jika pasar ini segera dibangun, pasti geliat ekonomi di selatan Sulawesi Selatan ini akan semakin baik. Pasalnya, letak pasar yang sangat strategis,” katanya.
Sedangkan, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyambut baik upaya Pemda Jeneponto, dalam hal ini Pj Bupati Jeneponto, Junaedi, atas upaya maksimal menangkap peluang yang ada di pemerintah pusat.
“Saya harap pak Bupati juga mengusulkan ke Kementrian PUPR karena untuk Pasar Kabupaten menjadi kewenangan Menteri PUPR,” kata Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan. (*)

















