JENEPONTO—Seorang bocah laki-laki dikabarkan tenggelam di sungai Batu Gincing Jombe Utara, Desa Jombe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (5/4/2025).
Diketahui Bocah itu bernama Muh. Ilham berusia 13 tahun dikabarkan tenggelam sekira pukul 10.00 WITA, hingga saat ini korban belum ditemukan oleh tim SAR dan warga setempat yang berusaha melakukan pencarian.
Pencairan korban tenggelam Muh. Ilham melibatkan, Tim BASARNAS Bantaeng, TRC Pusdalops BPBD Jeneponto, serta pemerintah desa dan masyarakat desa Jombe itu sendiri.
Kronologis terjadinya musibah tenggelamnya korban tersebut berawal dari korban dan tantenya dan dua orang keponakannya sedang mencuci di sungai Jombe. Korban dan dua orang keluarganya yang lain tengah asik bermain di sungai.
Nasib naas dialami korban Muh. Ilham melompat bersamaan dua orang lainnya di sungai, korban tidak muncul di permukaan sungai. Sementara, dua orang lainnya berhasil diselamatkan.
Sementara itu, Bupati Jeneponto, Paris Yasir sesaat setelah mendapatkan informasi, ia langsung mengerahkan Tim BASARNAS untuk segera melakukan pencarian terhadap korban Muh. Ilham.
“Ia saya sudah arahkan pak kadis ke lokasi kejadian untuk memimpin jalannya pencarian dan melakukan komunikasi dengan seluruh pihak terkait dan pihak pengamanan sekaligus saya juga arahkan untuk menemui keluarga korban,” kata Bupati Jeneponto, Paris Yasir, via sambungan WhatsApp, Sabtu (5/4/2025).
Dengan adanya kejadian yang menimpa bocah Muh. Ilham, Paris Yasir mengharapkan, agar supaya korban tenggelam secepatnya ditemukan dan dalam keadaan selamat oleh tim BASARNAS. dan warga setempat.
“Saya berharap korban ini secepatnya ditemukan dan mudah-mudahan dalam keadaan baik-baik saja,” kata Bupati Jeneponto. Saya juga berharap kepada keluarga korban agar bersabar
dan diberi ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” kata Bupati Jeneponto, Paris Yasir.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Jombe (Kades), Jusmaedi mengungkapkan, korban tenggelam telah ditemukan menjelang magrib.
“Alhamdulillah korban sudah ditemukan menjelang magrib kak,” kata Kepala Desa Jombe, Jusmaedi secara singkat, kepada mediasulsel.com, via sambungan WhatsApp. (*)



















