MAKASSAR—Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Monumen Mandala, terasa lebih semarak dari biasanya, Minggu pagi (6/4/2025). Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir langsung menyapa warga dalam CFD perdana usai libur panjang Idul Fitri.
Bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perusahaan Daerah (Perusda), dan masyarakat, Munafri mengawali hari dengan penuh semangat. Ia menyebut CFD kali ini sebagai momen penting untuk menyambung kembali kebersamaan yang sempat terjeda selama libur lebaran.
“Hari ini kita kembali berkumpul setelah merayakan Idul Fitri. Ini menjadi awal yang baik untuk memulai lagi aktivitas sehat di ruang publik,” ucap Munafri dalam sambutannya.
Tak sekadar hadir, Munafri juga memperkenalkan sejumlah pembaruan dalam pelaksanaan CFD. Salah satunya adalah penataan lokasi pedagang yang kini diarahkan ke area pedestrian. Menurutnya, langkah ini untuk memberi kenyamanan lebih bagi pejalan kaki dan menjaga kerapian kawasan.
“Kita coba sesuatu yang baru. Pedagang kita arahkan ke pedestrian agar lebih tertib, dan ruang interaksi jadi lebih luas,” jelasnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini juga mengajak warga untuk terus menjaga kebugaran dengan memanfaatkan pagi hari untuk berolahraga.
“Mari kita manfaatkan pagi ini untuk bergerak, berolahraga. Insya Allah, jiwa yang sehat melahirkan raga yang kuat,” tambahnya.
Momen CFD pun makin hangat saat Munafri menyapa warga dengan seruan khasnya. “Saya bilang semangat pagi, semua jawab pagi pagi pagi!” teriaknya penuh antusias. Sontak, warga membalas dengan semangat yang sama, menambah energi positif pagi itu.
Usai memberikan sambutan, Munafri menyempatkan diri berkeliling menyapa warga, bersalaman, bahkan meladeni permintaan swafoto. Ia juga menyambangi pelaku UMKM yang membuka lapak di sepanjang area CFD, sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi lokal.
CFD kali ini juga dimeriahkan dengan senam bersama yang diikuti ratusan warga. Selain sebagai ajang olahraga, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. (70n/Ag4ys/4dv)














