PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel •
Pendidikan

Alasan SDM, Kadis Pendidikan Makassar Pertanyakan Pencairan Dana BOS

779
×

Alasan SDM, Kadis Pendidikan Makassar Pertanyakan Pencairan Dana BOS

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar Ismunandar mempertanyakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang tak kunjung cair dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Idealnya dana BOS cair pada Januari 2017, namun hingga Maret tahun ini tak ada tanda-tanda dari Dinas Pendidikan Provinsi bakal mencairkan dana yang menjadi hak seratusan sekolah tingkat SD dan SMP di kota Makassar.

Kadisdik Ismunandar telah berulang kali menyurat ke Kadisdik Sulsel mempertanyakan kejelasan pencairan dana BOS. Oleh Dinas Pendidikan Sulsel dijelaskan jika tersendatnya pencairan dana BOS diakibatkan keterbatasan SDM.

“Orang yang biasanya bertanggung jawab mengurusi pencairan dana BOS bertugas ke luar daerah,” kata Kadis Ismunandar, Senin (27/3/2017).

Akibat tersendatnya pencairan dana BOS, tiga puluh sekolah di Makassar terhambat proses belajar mengajarnya. Sekolah harus mengalami pemutusan sambungan listrik karena tidak mampu membayar tagihannya.

Sekolah-sekolah di Makassar tidak diperbolehkan menarik iuran dari siswa ataupun orang tua siswa kecuali sumbangan yang sifatnya sukarela dan disetorkan ke nomor rekening yang jelas serta pengelolaannya harus transparan.

Biaya operasional sekolah – sekolah di Makassar sepenuhnya bergantung pada pencairan dana BOS termasuk membayar gaji guru honorer yang jumlahnya ribuan.

Kini, nasib sekolah-sekolah dan guru honorer di Makassar berada dalam ketidakjelasan menanti pencairan dana BOS dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel yang tak jelas kapan akan dibayarkan. (af/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com