Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Jajaki Investasi Asing, Wali Kota Makassar Temui Delegasi Lima Negara di Surabaya

2048
×

Jajaki Investasi Asing, Wali Kota Makassar Temui Delegasi Lima Negara di Surabaya

Sebarkan artikel ini
Jajaki Investasi Asing, Wali Kota Makassar Temui Delegasi Lima Negara di Surabaya
Di sela agenda Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 di Surabaya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memanfaatkan momentum dengan bertemu sejumlah delegasi asing.

SURABAYA—Di sela agenda Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 di Surabaya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memanfaatkan momentum dengan bertemu sejumlah delegasi asing.

Sebelum menghadiri pembukaan Munas APEKSI yang digelar 6–10 Mei 2025 di Grand City Convex, Munafri—yang akrab disapa Appi—melangsungkan pertemuan bilateral dengan perwakilan dari Amerika Serikat, Belanda, Singapura, Inggris, dan Korea Selatan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Pertemuan diawali dengan kunjungan ke Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya dan dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama delegasi dari Belanda, Singapura, dan Inggris di Layar Resto, Jalan KH Abdul Wahab Siamin.

Dalam pertemuan tersebut hadir antara lain Daryl Thio dan Annisa dari ESG Singapore, Mario Law dan Andika dari Netherlands Business Support Office (NBSO), Erlin dari Kedutaan Besar Inggris di Surabaya, serta Charly selaku Direktur EDC.

Usai makan siang, Appi melanjutkan kunjungan ke Kantor KOTRA, lembaga promosi dagang Korea Selatan, untuk bertemu langsung dengan Direktur KOTRA Surabaya, Boreum Lee.

Menurut Appi, pertemuan ini bertujuan untuk membuka pintu investasi asing di Kota Makassar, khususnya untuk wilayah Indonesia Timur.

“Kami mengajak mereka melihat peluang besar di Makassar. Jika mereka tertarik masuk ke kawasan timur Indonesia, peluang bisnis dan pembangunan sangat terbuka,” ujar Appi, Rabu (7/5/2025).

Ia menekankan bahwa Makassar sangat potensial untuk menjadi hub ekonomi Indonesia Timur dan mendorong negara-negara mitra membuka kantor perwakilan di kota tersebut.

Appi menambahkan, masing-masing delegasi memiliki latar belakang spesifik dalam bidang investasi dan beberapa di antaranya sudah memiliki pengalaman dengan proyek di Makassar.

“Hari ini kami bertemu empat negara setelah sebelumnya berdiskusi dengan Konjen AS. Lanjut ke Belanda, Singapura, Inggris, dan Korea Selatan,” jelasnya.

Ia berharap pertemuan ini dapat berlanjut pada kerja sama konkret, termasuk mendukung sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Makassar seperti pembangunan stadion, transformasi layanan publik, dan pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Makassar, Helmy Budiman, menyebutkan bahwa pihaknya telah menawarkan sejumlah proyek strategis sesuai visi-misi Wali Kota Munafri dan Wakil Wali Kota Aliyah.

“Fokusnya bukan hanya infrastruktur, tapi juga pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan sampah. Termasuk stadion di kawasan Untia,” ujar Helmy.

Ia berharap pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi lebih besar di masa depan.

“Ke depan, pembangunan tidak bisa hanya bergantung pada APBD. Perlu kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk mitra internasional,” tutup Helmy. (70n/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!
⚠ Cuaca Ekstrem Sulsel