Advertisement - Scroll ke atas
Otomotif

Jangan Asal Pilih, Ini 5 Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat untuk Kendaraan Anda

1268
×

Jangan Asal Pilih, Ini 5 Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat untuk Kendaraan Anda

Sebarkan artikel ini
Oli mesin
Oli mesin ibarat darah bagi kendaraan bermotor. Perannya sangat vital untuk melumasi, mendinginkan, dan melindungi komponen mesin dari keausan. Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang asal-asalan memilih oli tanpa memperhatikan kebutuhan mesin. Akibatnya, performa kendaraan menurun bahkan bisa memicu kerusakan serius.

MAKASSAR—Oli mesin ibarat darah bagi kendaraan bermotor. Perannya sangat vital untuk melumasi, mendinginkan, dan melindungi komponen mesin dari keausan. Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang asal-asalan memilih oli tanpa memperhatikan kebutuhan mesin. Akibatnya, performa kendaraan menurun bahkan bisa memicu kerusakan serius.

Agar tak salah pilih, berikut lima tips memilih oli mesin yang tepat untuk kendaraan Anda:

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

1. Kenali Spesifikasi Mesin Anda
Langkah pertama adalah memahami jenis dan spesifikasi mesin kendaraan. Setiap mesin membutuhkan tingkat kekentalan (viskositas) oli yang berbeda. Informasi ini biasanya tercantum dalam buku manual kendaraan.

Contoh: untuk motor matic biasanya direkomendasikan oli dengan kekentalan 10W-30 atau 10W-40, sementara motor sport bisa membutuhkan 10W-50 atau 15W-50.

2. Perhatikan Kode SAE
Kode SAE (Society of Automotive Engineers) menunjukkan tingkat kekentalan oli. Semakin rendah angka di depan huruf “W” (Winter), semakin encer oli saat suhu dingin.

Misalnya, SAE 10W-30 berarti oli cukup encer saat mesin dingin, cocok untuk kendaraan di iklim tropis seperti Indonesia.

3. Pilih Oli Sesuai Jenis Kendaraan
Pastikan oli yang Anda pilih khusus untuk motor atau mobil, dan sesuaikan lagi dengan jenis transmisi: matic atau manual.

Oli motor matic memiliki formula berbeda dengan oli motor kopling manual. Salah memilih jenis oli bisa menyebabkan tarikan berat atau mesin cepat panas.

4. Utamakan Kualitas dan Merek Terpercaya
Jangan tergiur oli murah tanpa merek jelas. Pilih oli dari produsen ternama yang sudah mengantongi sertifikasi API (American Petroleum Institute) atau JASO (Japan Automotive Standards Organization).

Sertifikasi ini menjamin bahwa oli telah melewati pengujian kualitas dan cocok untuk mesin kendaraan modern.

5. Perhatikan Waktu dan Jarak Tempuh Penggantian
Memilih oli yang tepat juga harus dibarengi dengan disiplin menggantinya secara berkala. Umumnya, motor membutuhkan penggantian oli setiap 2.000–3.000 km, sementara mobil tiap 5.000–10.000 km tergantung jenis dan kualitas olinya.

Untuk memaksimalkan performa mesin dan membuatnya lebih awer sebaiknya kenali juga ciri-ciri oli harus segera diganti diantaranya;

  • Warna oli sudah hitam pekat
  • Tarikan mesin terasa berat
  • Suara mesin kasar atau berisik
  • Lampu indikator oli menyala (untuk mobil)

Memilih oli bukan perkara sepele. Dengan oli yang tepat, mesin kendaraan akan lebih awet, hemat bahan bakar, dan performanya tetap maksimal. Jika masih ragu, konsultasikan dengan bengkel resmi atau teknisi terpercaya.

Ingat, rawat kendaraan Anda dari hal kecil agar terhindar dari kerusakan besar. (Ag4ys)

error: Content is protected !!