Advertisement - Scroll ke atas
PeristiwaSulteng

Korban Gempa Poso Terus Bertambah, 41 Orang Luka-Luka Dirawat Intensif

1376
×

Korban Gempa Poso Terus Bertambah, 41 Orang Luka-Luka Dirawat Intensif

Sebarkan artikel ini
Korban Gempa Poso Terus Bertambah, 41 Orang Luka-Luka Dirawat Intensif
Salah satu bangunan Gereja yang porak poranda akibat Gempa Poso Minggu (17/8/2025) (Foto: Frolin RS)

POSO—Gempa berkekuatan magnitudo 5,8 yang mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (17/8/2024) pagi, meninggalkan luka mendalam bagi warga. Sebanyak 41 orang dilaporkan menjadi korban, mulai dari luka ringan hingga kritis, sementara ribuan lainnya masih diliputi ketakutan akan gempa susulan.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Akris Fattah Yunus, merinci sembilan orang mengalami luka berat—dua di antaranya dalam kondisi kritis—dan 32 lainnya luka ringan. Para korban kini tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan. “Korban luka berat dan sebagian luka ringan dirawat di RSUD Poso. Sebagian lainnya ditangani di Puskesmas Tokorondo, Puskesmas Tangkura, maupun langsung oleh tim medis di lokasi,” ungkapnya.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Dampak gempa juga memaksa 62 pasien RSUD Poso dievakuasi ke tenda darurat yang didirikan di halaman rumah sakit. Evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan mereka dari potensi gempa susulan maupun kerusakan bangunan rumah sakit.

Bagi korban yang kehilangan rumah atau masih enggan kembali ke tempat tinggalnya, tenda-tenda pengungsian mulai dipadati warga. Mereka membutuhkan banyak bantuan darurat, mulai dari tenda, terpal, lampu penerangan, selimut, makanan siap saji, hingga perlengkapan bayi dan obat-obatan.

Situasi di lapangan juga memperlihatkan trauma yang mendalam. Banyak warga, terutama anak-anak, masih syok setelah merasakan guncangan hebat yang terjadi pukul 06.36 WITA itu. Aktivitas harian pun lumpuh, sementara masyarakat memilih bertahan di titik kumpul aman yang disiapkan pemerintah.

BMKG sebelumnya sempat mencatat kekuatan gempa di angka 6,0 magnitudo, namun kemudian dimutakhirkan menjadi 5,8. Pusat gempa berada di laut, sekitar 13 kilometer barat laut Kota Poso, dengan kedalaman 10 kilometer.

Akris Fattah Yunus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. “Potensi gempa susulan masih ada. Kami imbau warga selalu siap siaga, mengikuti jalur evakuasi, dan mengutamakan keselamatan,” tegasnya.

BPBD Sulteng bersama aparat desa terus melakukan asesmen dan distribusi bantuan ke wilayah terdampak. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta relawan diharapkan mampu meringankan penderitaan warga yang hingga kini masih berjuang melewati masa-masa sulit pasca-gempa. (Ag4ys)

error: Content is protected !!