Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Makassar

Mensos dan Gubernur Sulsel Resmikan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu di Makassar

852
×

Mensos dan Gubernur Sulsel Resmikan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu di Makassar

Sebarkan artikel ini
Mensos dan Gubernur Sulsel Resmikan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu di Makassar
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meresmikan bantuan rumah layak huni (knockdown) untuk Naila dan sejumlah warga kurang mampu di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat (5/9/2025).

MAKASSAR—Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meresmikan bantuan rumah layak huni (knockdown) untuk Naila dan sejumlah warga kurang mampu di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat (5/9/2025).

Naila, siswi asal Kelurahan Pandang Raya, Panakkukang, merupakan penerima beasiswa dari program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Selain beasiswa, ia juga mendapat bantuan rumah layak huni bersama warga lainnya.

Andi Sudirman menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang menghadirkan hunian baru bagi masyarakat.

ā€œTerima kasih Bapak Menteri telah membangun rumah untuk Naila, keluarganya, dan warga kurang mampu lainnya. Semoga ini menjadi awal hadirnya lebih banyak rumah bagi masyarakat,ā€ ujarnya.

Ia menegaskan, Pemprov Sulsel siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan Pemkot Makassar dalam penyediaan rumah layak huni.

ā€œProvinsi cari lahannya, Pak Wali siapkan lahannya, Pak Menteri yang bangun rumahnya,ā€ tambahnya.

Sementara itu, Gus Ipul menyebut program ini sebagai langkah nyata menghadirkan hunian layak bagi warga kurang mampu. Ia menilai kolaborasi antara Kemensos, Pemprov Sulsel, dan Pemkot Makassar menjadi kunci keberhasilan.

ā€œMudah-mudahan kalau model ini berhasil, bisa kita duplikasi dan perbanyak untuk menjangkau lebih banyak warga,ā€ jelasnya.

Ia juga menyoroti masih banyaknya warga Makassar yang tinggal di kawasan kumuh dan membutuhkan relokasi. Model percontohan di Untia ini, kata Gus Ipul, menjadi tindak lanjut dari arahan Presiden.

ā€œKalau kita bisa kerja sama, banyak hal yang bisa dikerjakan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak warga,ā€ tegasnya. (Y5l/Ag4ys)

Konten dilindungi Ā© Mediasulsel.com
Advertisement