Advertisement - Scroll ke atas
Nasional

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Jabat Menteri Keuangan Gantikan Sri Mulyani

524
×

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Jabat Menteri Keuangan Gantikan Sri Mulyani

Sebarkan artikel ini
Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Jabat Menteri Keuangan Gantikan Sri Mulyani
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati, Senin (8/9/2025). Sosok ekonom lulusan Purdue University ini sebelumnya dikenal sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati, Senin (8/9/2025). Sosok ekonom lulusan Purdue University ini sebelumnya dikenal sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Purbaya lahir di Bogor pada 7 Juli 1964. Ia menempuh pendidikan sarjana di Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB), kemudian melanjutkan studi magister dan doktoral di bidang ekonomi di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Kariernya cukup panjang di bidang ekonomi dan keuangan. Ia pernah menjadi Senior Economist hingga Chief Economist di Danareksa Research Institute, lalu dipercaya memimpin PT Danareksa Sekuritas.

Purbaya juga pernah menjadi Staf Khusus Menteri Koordinator Perekonomian (2010–2014) serta menjabat sebagai Deputi di Kemenko Maritim dan Investasi (2018–2020).

Pada 2020, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS. Selama menjabat, Purbaya turut duduk di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Menteri Keuangan, Gubernur BI, dan Ketua OJK. Perannya dianggap penting dalam menjaga stabilitas perbankan di tengah pandemi Covid-19.

Kini, Purbaya mendapat amanah lebih besar sebagai bendahara negara. Pengangkatannya dilakukan di tengah sorotan publik terhadap kondisi fiskal dan kebijakan anggaran. Pasar keuangan sempat bereaksi, dengan indeks saham Jakarta turun 1,3% dan rupiah menguat hingga 0,7% pada perdagangan intraday.

Dalam pernyataannya usai dilantik, Purbaya optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa didorong hingga 8% dengan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta.

“Bukan tidak mungkin, asalkan ada kerja sama dan dukungan penuh dari semua pihak,” tegasnya.

Dengan rekam jejak di sektor keuangan dan pemerintahan, Purbaya diharapkan mampu menjaga kredibilitas fiskal sekaligus menjawab tantangan besar pengelolaan ekonomi nasional. (Ag4ys)

error: Content is protected !!