MAKASSAR—Semangat membangun aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten dan berdampak nyata bagi masyarakat ditegaskan Lembaga Administrasi Negara (LAN) melalui Sosialisasi ASN Corporate University (Corpu) yang resmi dibuka Senin, 22 September 2025, di Auditorium Hasanuddin, Makassar.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mempertemukan puluhan ASN dari berbagai instansi, mulai dari Sekda hingga perwakilan BPSDM dan BKPSDM. Mereka datang dari sejumlah daerah di kawasan timur Indonesia, termasuk Sulawesi, Maluku, dan Papua, untuk belajar bersama dan merumuskan cara baru meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN, Dr. Muhammad Aswad, M.Si., menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN kini menjadi kewajiban, bukan lagi pilihan.
“Sosialisasi Corpu ini program nasional, digelar serentak di beberapa wilayah. Melalui pendekatan Corporate University, setiap pemerintah daerah diharapkan memiliki struktur pembelajaran yang jelas sehingga karier ASN sejalan dengan peningkatan kapasitasnya,” ujarnya.
Corporate University sendiri dirancang sebagai sistem pembelajaran terintegrasi yang tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga menumbuhkan budaya berbagi pengetahuan di organisasi. Dengan begitu, dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik yang lebih baik.
Dalam laporan penyelenggaraan, Muhammad Yunus, S.IP., S.Psi., M.Si., menyebut 63 peserta hadir di Makassar, dengan 38 di antaranya dari kawasan timur Indonesia. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi agar penerapan Corpu berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sesi pertama menghadirkan narasumber dari LAN yang menjabarkan kebijakan sistem pembelajaran terintegrasi. Budi Prayitno, S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa pembelajaran ASN kini diarahkan terhubung langsung dengan pekerjaan lintas unit dan lembaga.
“Organisasi wajib menyediakan akses belajar yang mudah dan gratis bagi ASN. Apalagi, penerapan Corpu sudah masuk penilaian sistem merit 2026, jadi instansi harus bersiap sejak sekarang,” ujarnya.
Di sesi siang, peserta mendalami praktik penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP) dan Individual Development Plan (IDP). Tidak hanya teori, mereka langsung berlatih menyusun rencana pengembangan SDM berbasis kompetensi yang dapat diterapkan di tempat kerja.
Hari pertama sosialisasi berhasil membangun pemahaman baru sekaligus menyalakan semangat peserta. Dengan pendekatan interaktif dan simulasi, mereka mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan aplikatif.
Pusjar SKMP LAN menegaskan komitmennya mendorong transformasi birokrasi melalui Corporate University. Dengan semangat Bigger, Smarter, Better, LAN berharap ASN mampu menjadi motor perubahan menuju tata kelola pemerintahan yang modern, profesional, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat. (*)
Citizen Reporter: Adekamwa (Humas Pusjar SKMP LAN)


















