Advertisement - Scroll ke atas
Takalar

JMSI Sulsel Matangkan Program Kerja dan Soliditas Organisasi Lewat Rakerda Perdana

395
×

JMSI Sulsel Matangkan Program Kerja dan Soliditas Organisasi Lewat Rakerda Perdana

Sebarkan artikel ini
Susun Program Kerja 2026, JMSI Sulsel Gelar Rakerda Berkonsep Family Gathering di Takalar
Pasca pelantikan bulan lalu, Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan masa bakti 2025-2030 langsung tancap gas. Organisasi konstituen Dewan Pres ini menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Warung Ikan Bakar Pandanga, Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sabtu (20/12/2025).

TAKALAR—Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan periode 2025–2030 menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana pascapelantikan yang dilaksanakan bulan lalu. Kegiatan tersebut berlangsung di Warung Ikan Bakar Pandanga, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sabtu (20/12/2025).

Rakerda JMSI Sulsel dikemas dalam suasana santai dengan konsep family gathering sebagai upaya memperkuat soliditas internal sekaligus mematangkan arah kerja organisasi ke depan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Ketua JMSI Sulsel, Ilham Husen, mengatakan Rakerda ini menjadi forum strategis untuk merumuskan dan menyepakati program kerja selama satu tahun ke depan, sekaligus menyelaraskan langkah organisasi dengan kebijakan JMSI di tingkat pusat.

“Rakerda ini lebih fokus pada sinkronisasi program dengan JMSI pusat, termasuk membangun kolaborasi yang strategis dan efektif dengan berbagai stakeholder,” ujar Ilham.

Sebagai organisasi perusahaan pers berbasis daring, Ilham menegaskan bahwa program kerja JMSI Sulsel diarahkan pada penguatan perusahaan media agar semakin profesional, sehat, dan independen.

“Semua itu dilakukan dalam semangat kolaborasi, tanpa mengabaikan tanggung jawab serta peran kita sebagai insan pers,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris JMSI Sulsel, Haeruddin Nurman, menyampaikan bahwa Rakerda juga membahas agenda pengembangan organisasi, termasuk pembentukan kepengurusan JMSI di tingkat kabupaten dan kota.

“Pada tahun 2026, kami menargetkan terbentuknya sejumlah cabang JMSI, termasuk di wilayah Luwu Raya dan Ajatappareng,” ungkap Haeruddin.

Ia menambahkan, program kerja JMSI Sulsel tidak hanya berorientasi pada penguatan internal organisasi, tetapi juga bersifat edukatif dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.

Untuk diketahui, JMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang berstatus sebagai konstituen Dewan Pers. Di tingkat pusat, JMSI saat ini dipimpin oleh Teguh Santosa.

Adapun JMSI Sulsel menghimpun sedikitnya 40 perusahaan pers atau media daring arus utama yang beroperasi secara profesional di Sulawesi Selatan. (Y5l/Ag4ys)

error: Content is protected !!