Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Sidak MPP, Munafri Arifuddin Tegur Pegawai Santai Saat Warga Antre Layanan

124
×

Sidak MPP, Munafri Arifuddin Tegur Pegawai Santai Saat Warga Antre Layanan

Sebarkan artikel ini
Sidak MPP, Munafri Arifuddin Tegur Pegawai Santai Saat Warga Antre Layanan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan wajah nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan tidak boleh diwarnai kelalaian sekecil apa pun. Setiap warga, kata dia, berhak memperoleh pelayanan yang cepat, pasti, dan profesional.

MAKASSAR—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan wajah nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan tidak boleh diwarnai kelalaian sekecil apa pun. Setiap warga, kata dia, berhak memperoleh pelayanan yang cepat, pasti, dan profesional.

“Pemerintah hadir untuk melayani, bukan dilayani. Setiap menit jam kerja adalah hak masyarakat dan harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan warga,” tegas Munafri.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Gedung Makassar Government Center (MGC), Selasa (13/1/2026). Sidak dilakukan untuk memastikan seluruh unit layanan berjalan optimal sekaligus menegakkan disiplin aparatur.

Dalam sidak tersebut, Munafri mendapati sejumlah pegawai yang dinilai tidak mencerminkan semangat pelayanan publik. Beberapa di antaranya terlihat duduk santai, bahkan merokok di jam kerja, sementara masyarakat masih menunggu kepastian layanan.

“Ini tidak boleh terjadi. Ketika masyarakat datang mengurus pelayanan, mereka berharap dilayani dengan baik, bukan dibiarkan menunggu tanpa kejelasan,” ujarnya dengan nada tegas.

Munafri menekankan bahwa disiplin aparatur sipil negara (ASN) menjadi kunci utama peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh pegawai, khususnya yang bertugas di MPP, untuk menjaga etika, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab selama jam kerja.

“MPP ini simbol reformasi birokrasi. Kalau di sini saja pelayanannya tidak maksimal, maka kepercayaan publik bisa menurun,” katanya.

Ia juga menginstruksikan pimpinan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan evaluasi internal serta memperketat pengawasan kinerja pegawai agar kejadian serupa tidak terulang.

Wali Kota Munafri berharap pelayanan publik di Kota Makassar semakin responsif, berintegritas, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. (R077/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!