JAKARTA—-Memasuki pertengahan bulan, tekanan pengeluaran mulai terasa. Di saat kebutuhan tetap berjalan, aplikasi ShopeePay menawarkan skema “bernapas” lewat SPayLater: cicilan 0 persen, diskon hingga 50 persen tiap Kamis, hingga bonus aktivasi Rp100 ribu.
Fenomena “tanggal tua” mendorong masyarakat lebih selektif dalam berbelanja. Menjawab kondisi itu, ShopeePay menghadirkan kampanye Aplikasi ShopeePay Paling Hemat dengan sejumlah insentif transaksi dalam satu platform.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, menyebut pola belanja pengguna berubah saat pertengahan bulan. “Pengguna cenderung lebih selektif dan mencari cara agar kebutuhan tetap terpenuhi tanpa mengganggu perencanaan keuangan. Melalui SPayLater dan berbagai promo, kami berharap pengeluaran bisa lebih terencana,” ujarnya.
Melalui fitur SPayLater, pengguna dapat mengakses cicilan pasti 0 persen tanpa biaya layanan untuk tenor satu bulan di seluruh merchant, serta opsi cicilan tiga hingga enam bulan di merchant tertentu. Fitur ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belanja harian hingga gaya hidup.
Sejumlah merchant yang telah terintegrasi antara lain Alfamart, Indomaret, hingga brand gaya hidup seperti Informa dan Sociolla.
Tak hanya itu, promo diskon 50 persen setiap Kamis berlaku hingga 30 April 2026 di sejumlah merchant, termasuk D’Crepes. Pengguna juga berkesempatan mengumpulkan poin hingga dua kali lipat dari setiap transaksi menggunakan SPayLater.
Poin tersebut dapat ditukar dengan berbagai reward, mulai dari voucher emas 1 gram, mystery box, hingga koin Shopee senilai Rp25 ribu.
Untuk mengakses layanan ini, pengguna cukup melakukan pemindaian QRIS di merchant melalui aplikasi ShopeePay atau Shopee, lalu memilih SPayLater sebagai metode pembayaran. Setelah transaksi, cicilan dapat langsung diatur sesuai tenor yang tersedia, bahkan hingga 24 bulan.
Sebagai daya tarik tambahan, pengguna baru juga ditawarkan bonus aktivasi hingga Rp100 ribu.
ShopeePay mengimbau pengguna tetap waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan layanan mereka dan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi. (*)













