MAKASSAR — Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) XIV/4 Makassar, Letnan Kolonel Cpm Ajumalahi, S.H., M.H., M.Tr.Mil., M.Han., memberikan peringatan tegas kepada seluruh prajurit agar tidak mengabaikan sikap dan perilaku, baik saat menjalankan tugas di lapangan maupun ketika menggunakan media sosial.
Pesan tersebut disampaikan Ajumalahi saat memimpin Jam Komandan yang diikuti seluruh personel Madenpom XIV/4 Makassar, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, setiap personel Polisi Militer harus mampu menunjukkan penampilan terbaik ketika melaksanakan penugasan di lapangan. Disiplin, sikap, serta cara berinteraksi dengan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme prajurit.
Ajumalahi juga mengingatkan personel agar tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama baik pribadi maupun satuan. Setiap prajurit dituntut memahami bahwa perilaku individu dapat berdampak terhadap citra institusi TNI.
Peringatan serupa disampaikan terkait aktivitas personel di media sosial. Prajurit diminta tidak sembarangan membuat, membagikan, maupun merespons konten di ruang digital tanpa mempertimbangkan dampaknya.
Etika dan tanggung jawab, kata dia, harus tetap dikedepankan dalam bermedia sosial. Personel harus mampu memilah informasi dan menjaga perilaku di ruang publik digital demi menjaga nama baik pribadi, satuan, dan TNI.
Selain persoalan disiplin dan media sosial, Jam Komandan juga membahas sejumlah agenda satuan. Ajumalahi mengarahkan personel untuk menyiapkan rencana kegiatan kenaikan pangkat serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Upacara HUT ke-81 TNI di Makodam XIV/Hasanuddin.
Jam Komandan sekaligus menjadi ruang evaluasi dan komunikasi antara pimpinan dengan seluruh personel. Berbagai arahan diberikan sebagai bagian dari pembinaan untuk memastikan setiap anggota memahami tugas, tanggung jawab, serta standar perilaku yang harus dijaga.
Kegiatan berlangsung tertib dan diikuti seluruh personel dengan penuh perhatian. Madenpom XIV/4 Makassar berharap pembinaan tersebut semakin memperkuat disiplin, soliditas, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab prajurit dalam menjalankan setiap penugasan.
Bagi Polisi Militer, menjaga nama baik institusi bukan hanya dilakukan ketika mengenakan seragam dan berada di lapangan. Sikap prajurit di ruang digital pun menjadi bagian dari tanggung jawab yang tidak boleh diabaikan. (70n)













