MAKASSAR – Peresmian ruas jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa, Rabu (21/10/2026), diwarnai sentilan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Ia mempertanyakan ketidakhadiran Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, dalam agenda pembangunan infrastruktur tersebut.
Sentilan itu disampaikan Andi Sudirman saat memberikan sambutan di hadapan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, pejabat yang hadir, serta warga yang memadati lokasi peresmian.
Awalnya, gubernur menyapa sejumlah pejabat yang hadir. Namun, suasana berubah ketika ia menyadari kepala daerah setempat tidak berada di lokasi kegiatan.
Dengan nada menyindir, Andi Sudirman mempertanyakan absennya Darmawangsyah, yang baru saja ditetapkan sebagai Plt Bupati Gowa.
“Plt Bupati Gowa, tidak ada ya? Baru kelas Plt ini ndak hadir sudah,” ujar Andi Sudirman di hadapan warga.
Ia kemudian kembali menyinggung ketidakhadiran tersebut sembari membandingkan kehadiran pimpinan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam kegiatan itu.
“Ini orang diabsen ini. Gubernur, wakil gubernur hadir, dia ndak hadir,” sambungnya.
Bagi Andi Sudirman, ketidakhadiran pimpinan daerah setempat menjadi perhatian tersendiri. Apalagi, agenda tersebut berkaitan dengan pembangunan infrastruktur yang berada di wilayah Kabupaten Gowa.
“Di mana ini (Plt Bupati)? Cari-cari nanti. Baru (jalan ini) wilayahnya lagi, Gowa, wah pelanggaran ini,” tuturnya.
Di balik sindiran tersebut, peresmian ruas Burung-Burung–Bili-Bili menandai bagian dari pembangunan infrastruktur jalan yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Andi Sudirman menjelaskan, pengerjaan jalan tersebut masuk dalam kontrak tahun jamak atau multi-years project paket pertama. Ia menyebut nilai kontrak proyek mencapai Rp430 miliar.
Dalam sambutannya, gubernur juga menyinggung penanganan lima ruas jalan dengan total nilai yang disebutnya mencapai Rp142 miliar.
“Ini kontrak multi-years project yang paket satu, Rp430 miliar, dan kayaknya sebagian besarnya di sini ya. Ada total lima ruas, total nilainya Rp142 miliar. Jadi, luar biasa warga kita di sini,” katanya.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menunjang kelancaran perjalanan dan aktivitas ekonomi warga di Kabupaten Gowa dan sekitarnya.
Sementara itu, alasan ketidakhadiran Darmawangsyah Muin dalam peresmian tersebut belum diketahui. Konfirmasi dari pihak terkait masih diperlukan untuk menjelaskan penyebab absennya Plt Bupati Gowa dalam agenda pembangunan yang berlangsung di wilayah pemerintahannya itu. (Y5l)













