PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HUT ke-81 TNI, Danrem 132/Tadulako Ziarah ke TMP Tatura Palu • Polda Sulsel Bangun Sumur, MCK dan Revitalisasi Masjid untuk Warga Tamangapa • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HUT ke-81 TNI, Danrem 132/Tadulako Ziarah ke TMP Tatura Palu • Polda Sulsel Bangun Sumur, MCK dan Revitalisasi Masjid untuk Warga Tamangapa • UNIMUS Semarang Latih 32 Calon Perawat Kuasai Perawatan Luka • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Cerminan Sistem Pendidikan yang Gagal • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen •
Tekno

Pemerintah Mulai Memblokir versi web Aplikasi Telegram

590
×

Pemerintah Mulai Memblokir versi web Aplikasi Telegram

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mulai memblokir versi web dari aplikasi berkirim pesan Telegram, dan akan memblokir aplikasi itu secara menyeluruh jika Telegram tetap menjadi forum propaganda radikal dan militan pelaku kekerasan.

Pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan dalam pernyataan bahwa telah meminta perusahaan-perusahaan internet memblokir akses ke 11 alamat yang digunakan dalam versi web.

Kementerian juga mengatakan pemblokiran harus dilakukan karena banyak saluran dalam aplikasi itu digunakan untuk merekrut warga Indonesia ke dalam kelompok-kelompok militan untuk menyebarkan kebencian dan teknik melakukan serangan, termasuk pembuatan bom.

Direktur Jenderal Aplikasi informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Samuel Pangerapan mengatakan, sedang bersiap-siap untuk menutup Telegram di Indonesia kalau Telegram tidak mengembangkan prosedur untuk memblokir konten yang melanggar hukum. (*/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com