PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan Harga
Internasional

Tiga Pembom Bunuh Diri Serang Gereja di Pakistan, Tewaskan 9 Orang

383
×

Tiga Pembom Bunuh Diri Serang Gereja di Pakistan, Tewaskan 9 Orang

Sebarkan artikel ini

PAKISTAN – Tiga orang pembom bunuh diri yang bersenjata berat hari Minggu (17/12) menyerang sebuah gereja yang ramai di Quetta, Pakistan barat-daya, dan menewaskan paling sedikit 9 orang jemaat dari masyarakat minoritas Kristen.

Para pejabat dan dokter mengatakan perempuan dan anak-anak termasuk di antara korban serangan terhadap gereja Methodis Bethel Memorial yang terletak di bagian tengah kota itu yang pengamanannya tinggi.

Para saksi mengatakan dua orang penyerang ingin memasuki gedung utama dimana kira-kira 400 jemaat menghadiri kebaktian Minggu, tetapi polisi pengawal di gerbang utama melawan penyerang, yang menewaskan salah seorang dari mereka danmenyebabkan penyerang kedua meledakkan dirinya di luar gedung. Ledakan itu menewaskan seorang pengawal keamanan, kata polisi.

Kepala kepolisian provinsi, Inspektur Jenderal Moazzam Ansari, mengatakan kepada para wartawan tersangka orang bersenjata yang ketiga berhasil melarikan diri ke daerah penduduk di dekatnya ketika terjadi tembak-menembak dan operasi sedang dilakukan untuk memburunya.

Ansari mengatakan jumlah yang tewas tadinya dapat jauh lebih tinggi sekiranya polisi pengawal yang bertugas tidak menghentikan pembom memasuki ruang gereja.

Sebuah pohon Natal dengan lampu-lampu hiasan dekat tumpahan darah dikelilingi kaca jendela yang pecah, kursi-kursi dan bangku dan peralatan musik yang terbalik. Bagian-bagian tubuh seorang pelaku ledakan juga dapat kelihatan di dekatnya.

Berdasarkan informasi, ISIS telah mengakui  telah melakukan serangan itu. [voa/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com