PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru •
Makassar

Empat Jam disidang Oleh 7 Professor, Akbar Faisal Raih Summa Cum Laude

1362
×

Empat Jam disidang Oleh 7 Professor, Akbar Faisal Raih Summa Cum Laude

Sebarkan artikel ini
Akbar Faisal

MAKASSAR – Promosi Doktor Akbar Faisal yang berlangsung selama tiga jam di Aula Teater Gedung Phinisi UNM Makassar setidaknya meraih dua record. Yang pertama, Akbar Faisal meraih LuarNilai Summa Cum Laude dan yang kedua dihadiri oleh ribuan orang menyaksikan Akbar mempertahankan disertasinya dihadapan enam guru besar serta 4 rektor.

Akbar Faisal terlihat beberpakali meminum air putih saat tim promotor yang dipimpin oleh Rektor UNM Prof.Dr. Husain Syam mempersilahkan satu persatu guru besar memberi tanggapannya atas disertasi Akbar Faisal yang berjudul Oligarki Partai Politik di Indonesia. Pasalnya sejumlah promotor tidak sekedar mempertanyakan isi disertasi namun juga bagaimana disertasi tersebut dilaksanakan oleh akbar Faizal selaku anggota DPR RI. Para guru besar tersebut nampak bersemangat jika diberi kesempatan untuk bertanya kepada Akbar. Seperti Rektor UIN Alauddin, Prof Hamdan Juhannis. Pakar komunikasi politik, Prof Effendi Gozali, guru besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Haidar Akib, Prof. Dr. Hamsu Abdul Gani, Prof. Dr. Muh Tahir Kasnawi, dan Prof. Dr. Rifdan.

“Saya sebagai politisi dan pemegang gelar akademik yang dibayangi kecemasan atas rendahnya kepercayaan publik terhadap niat baik dan partai politik terhadap negara,” kata Akbar saat membaca disertasinya selama 25 menit. Usai membaca disertasinya, Husain Syam lalu mempersilahkan para penguji untuk menanggapi disertasi yang Akbar teliti. “Saya lihat ada kegelisahan dalam diri saudara Akbar Faisal” kata Hamsu Gani. Setiap tim penguji menanggapi disertasi Akbar, ratusan peserta yang menghadiri promosi ini memberikan aplaus.

Promosi Akbar tidak hanya diuji oleh tujuh guru besar namun sejumlah tokoh juga nampak hadir di deret kursi paling depan. Seperti Menpan RB Safruddin, Menteri Perhubungan Budi Kary Sumadi, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, kolega Akbar dari Komisi 3 DPR RI, Supriansa anggota DPR RI terpilih dari Sulsel serta sederet tokoh lainnya. Seorang dosen pasca sarjana UNM mengatakan bahwa baru kali ini ia melihat ujian promosi doktor dihadiri ratusan orang dan sederet tokoh.

Sementara itu di akhir ujian, Prof Husain yang memimpin jalannya ujian promosi menyatakan bahwa Akbar Faisal berhak menyandang doktor serta mendapat nilai Summa Cum Laude. Seperti diketahui, nilai summa cum Laude merupakan nilai tertinggi pada sebuah ujian promosi doktor setelah cum Laude dan magma cum Laude. Summa cum Laude artinya lulus dengan pujian terbanyak. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com