PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dituding Ambil Bibit Jagung dan Herbisida, Syamsudin Malik Beri Klarifikasi • Dandenpom XIV/4 Makassar Klarifikasi Isu Mutasi, Puspomad Belum Keluarkan Keputusan • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dituding Ambil Bibit Jagung dan Herbisida, Syamsudin Malik Beri Klarifikasi • Dandenpom XIV/4 Makassar Klarifikasi Isu Mutasi, Puspomad Belum Keluarkan Keputusan • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik •
InternasionalNews

Korban Tewas Virus Korona Tembus 1.000, 2 Pejabat Tinggi Kesehatan China Dipecat

438
×

Korban Tewas Virus Korona Tembus 1.000, 2 Pejabat Tinggi Kesehatan China Dipecat

Sebarkan artikel ini
Virus Korona 1

Sementara jumlah total korban tewas akibat virus korona melampaui angka 1.000, dua pejabat kesehatan tertinggi di provinsi Hubei, China, yang menjadi pusat wabah, dipecat dari jabatan mereka.

Media pemerintah China melaporkan, Selasa (11/2), Zhang Jin, ketua komisi kesehatan provinsi Hubei Partai Komunis, dan, Liu Yingzi, direktur komisi itu, telah dihentikan dari jabatan mereka.

Pemecatan berlangsung satu hari setelah 103 kematian lagi dilaporkan di provinsi Hubei, di mana jutaan orang masih diisolasi dan mengeluhkan kurangnya pangan. Hampir 43.000 kasus di berbagai penjuru China telah dikukuhkan pemerintah pusat.

Presiden Xi Jinping, Senin (10/2) mengunjungi pasien virus korona di satu rumah sakit di Beijing dan menyerukan “langkah-langkah yang lebih tegas” untuk mengatasi wabah itu, kata televisi pemerintah China.

Hari Senin (10/2), Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan penularan virus korona antara orang-orang yang tidak pernah ke China bisa menjadi “percikan api yang menjadi lebih besar.”

Bank Sentral China menyediakan 43 miliar dolar guna membantu bisnis yang terlibat dalam memerangi epidemi itu.

Jumlah kematian akibat virus korona lebih tinggi daripada wabah sindrom pernafasan akut (SARS) pada tahun 2002-2003, yang diyakini menewaskan 774 orang dan menulari hampir 8.100 orang di China dan Hong Kong. [VOA]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com