Memuat Ramadhan…
Memuat cuaca…
Makassar

Kaban Bapenda Sulsel Prihatin atas Terbakarnya Rumah Adat Bola Soba

913
×

Kaban Bapenda Sulsel Prihatin atas Terbakarnya Rumah Adat Bola Soba

Sebarkan artikel ini
Kaban Bapenda Sulsel Prihatin atas Terbakarnya Rumah Adat Bola Soba
Andi Sumardi Sulaiman, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan.

MAKASSAR—Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan Andi Sumardi Sulaiman merasa prihatin dan sedih karena Rumah Adat (Bola Soba) Bone terbakar.

“Bola Soba adalah saksi sejarah sekaligus bukti kejayaan Kerajaan Bone di masa lalu. Kami perihatin sekaligus sedih karena bukti kejayaan itu telah hangus terbakar,” kata Sekretaris Bapenda Sulsel Andi Winarno Eka Putra menirukan perkataan Andi Sumardi Sulaiman belum lama ini.

Ia menambahkan, kejadian ini menjadi duka bagi seluruh keluarga besar Bone yang tersebar di berbagai wilayah.

“Terbakarnya Rumah Adat Bola Soba Bone merupakan duka seluruh keluarga besar Bone, Yang semoga dokumen-dokumen penting ataupun benda pusaka yang terdapat di rumah itu bisa terselamatkan.” Ungkapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone, Ansar Amal memastikan tidak ada benda pusaka yang terbakar dalam tragedi tersebut.

Sejumlah barang berupa silsilah kerajaan, teddung pulaweng, bozara, baju adat, dan meriam yang ada di Rumah Adat Bola Soba hanya replika.Sementara Benda pusaka asli berada di museum Arajangnge di Kompleks Rujab Bupati Bone di Jl. Petta Poenggawa Kelurahan Watampone Kecamatan Tanete Riattang.

“Isi di dalam Bola Soba tidak ada benda pusaka yang asli yang memiliki nilai sejarah. Hanya replika saja,” ucapnya.

Mengenai jumlah kerugian, ia mengaku tidak bisa menaksir jumlahnya. Menurutnya, Bola Soba yang terbakar ini tidak ternilai harganya.

“Ini ikon Bone dari budaya dan memliki nilai sejarah. Tidak ternilai harganya,” jelasnya.

Ia mengemukakan, Bola Soba tahun ini diusulkan ikut kompetensi di tingkat pusat sebagai warisan budaya tak benda.

“Kita rencana usulkan Bola Soba sebagai warisan budaya tak benda. Namun, apa daya, rencana tinggal rencana. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, terkait musibah yang melanda Bola Soba, kita merasa bersedih,” pungkasnya.

Diketahui, Bola Soba yang merupakan saksi sejarah peninggalan Kerajaan Bone terbakar Pada hari Sabtu, (20/3/2021) sekitar pukul 03.00 dini hari.

Kebakaran Rumah adat yang terletak di Jalan Latenritatta, Kompleks Soraja Petta Ponggawae, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mendapat perhatian masyarakat di Sulsel. (*)

error: Content is protected !!