PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 6.472 PPPK Paruh Waktu Makassar Diperpanjang, 135 Pegawai Tak Masuk Usulan • KAHMI Sulsel Mulai Galang Dukungan Pembangunan Graha Hijau Hitam di Talasalapang • Distaru Makassar Sosialisasikan SLF, Tekankan Legalitas dan Keselamatan Bangunan Gedung • Krisis Biosolar Makassar, Sampai Kapan? • Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Alumni yang Bekerja • Mencari Nama Larompong • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 6.472 PPPK Paruh Waktu Makassar Diperpanjang, 135 Pegawai Tak Masuk Usulan • KAHMI Sulsel Mulai Galang Dukungan Pembangunan Graha Hijau Hitam di Talasalapang • Distaru Makassar Sosialisasikan SLF, Tekankan Legalitas dan Keselamatan Bangunan Gedung • Krisis Biosolar Makassar, Sampai Kapan? • Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Alumni yang Bekerja • Mencari Nama Larompong •
Internasional

Akan Hadapi Perang, AS dan Korsel Latihan Besar-besaran

522
×

Akan Hadapi Perang, AS dan Korsel Latihan Besar-besaran

Sebarkan artikel ini

KOREA SELATAN – Amerika dan Korea Selatan telah memulai latihan angkatan udara gabungan terbesar dengan mengerahkan ratusan pesawat tempur, termasuk puluhan jet.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Senin (4/12), mengatakan latihan lima hari yang disebut Vigilant Ace itu, akan meningkatkan kemampuan mereka pada waktu terjadi perang.

Angkatan Udara ke-7 Amerika mengerahkan aset-aset militer strategis utama, termasuk enam pesawat F-22 dan 18 jet F-35 untuk latihan rutin di semenanjung Korea itu. Sekitar 12.000 personel militer AS berpartisipasi dalam latihan gabungan itu.

Latihan itu diadakan seminggu setelah Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik antar benua terkuatnya, yang jangkauannya bisa mencapai daratan Amerika.

Pada Minggu (3/12), Senator Amerika Lindsey Graham mengatakan sudah waktunya bagi para anggota keluarga militer Amerika di Korea Selatan untuk meninggalkan negara itu karena konflik dengan Korea Utara makin dekat. [voa/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com