PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin Melebar
Internasional

Mulai Jabatan Sebagai Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio Fokus pada Perdamaian dan Keamanan Nasional

559
×

Mulai Jabatan Sebagai Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio Fokus pada Perdamaian dan Keamanan Nasional

Sebarkan artikel ini
Mulai Jabatan Sebagai Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio Fokus pada Perdamaian dan Keamanan Nasional
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperkenalkan anggota keluarganya kepada para staf Departemen Luar Negeri AS di Washington, DC, (21/01/2025). (Foto: VoA)

WASHINGTON, DC—Pada hari pertamanya sebagai Menteri Luar Negeri AS, mantan Senator Republik Marco Rubio mengungkapkan bahwa departemen luar negeri AS akan mendorong perdamaian di seluruh dunia. “Tanpa perdamaian, sulit untuk menjadi negara yang kuat, makmur, dan lebih baik,” kata Rubio.

Namun, Rubio juga menekankan pentingnya menghindari konflik sebagai keputusan strategis. “Kami tidak akan pernah mengorbankan keamanan nasional, tidak akan pernah mengorbankan kepentingan nasional, dan tidak akan pernah mengorbankan nilai-nilai inti kita sebagai bangsa dan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Rubio bertemu dengan para menteri luar negeri dari tiga negara sahabat, yaitu Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar, Menteri Luar Negeri Jepang Takeshi Iwaya, dan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong. Keempat negara ini membentuk Dialog Keamanan Segiempat (Quad), sebuah blok yang bertujuan untuk menanggapi ambisi ekonomi dan militer China di kawasan Indo-Pasifik.

Quad, yang meliputi Amerika Serikat, India, Jepang, dan Australia, mewakili hampir 2 miliar orang dan lebih dari sepertiga PDB global. Meskipun telah ada selama lebih dari 15 tahun, peran Quad baru-baru ini semakin penting, dengan para anggotanya menekankan aspek diplomatik dan fokus pada isu-isu regional. Meskipun keamanan hanya salah satu tujuan, Quad merupakan komponen utama dari strategi AS untuk melawan ekspansi China yang semakin agresif, terutama terkait klaim teritorialnya di Laut China Selatan dan pulau Taiwan.

Pertemuan hari Selasa itu meredakan beberapa kekhawatiran terkait pendekatan “America First” di bawah Presiden Donald Trump. Yun Sun, direktur program China di Stimson Center, menyampaikan bahwa pertemuan ini mengirimkan sinyal kuat bahwa AS tetap mendukung sekutu dan mitra koalisinya dalam menghadapi kebangkitan China.

“Ini adalah sinyal yang jelas bahwa AS tidak meninggalkan sekutu dan mitra koalisi regional dalam hal cara melawan kebangkitan China,” ujar Yun Sun.

Beijing mengkritik Quad sebagai konstruksi era Perang Dingin, dengan Yun Sun menambahkan, “Setiap kali AS bersekutu dengan mitra-mitranya, China merasa terisolasi dan terancam, serta menuduh AS memiliki mentalitas Perang Dingin.”

Analis memperkirakan bahwa modernisasi dan perluasan persenjataan militer dan nuklir China akan mendorong negara-negara di kawasan Indo-Pasifik untuk memperkuat militer mereka sendiri dan menjalin hubungan yang lebih erat dengan AS. [Ag4ys/VoA]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com