OPINI—Berbagai macam kezaliman telah dipertontonkan oleh rezim ini, yang membuat membuat hati nurani terusik. Mendorong mahasiswa untuk bergerak menyuarakan suara rakyat.
Untuk itulah, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi demonstrasi di Istana Negara Jakarta, pada Senin 11 April 2022 untuk menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Presiden Jokowi. Faktanya, ini bukanlah aksi yang pertama. Sebelumnya sudah ada rangkaian aksi demonstrasi serupa.
Menurut Koordinator BEM SI 2022, Luthfi Yufrizal yang dirilis oleh media online PikiranRakyat.com (10/04/2022) ada enam tuntutan dalam aksi kali ini.
Pertama, mahasiswa mendesak Presiden Jokowi agar memberi pernyataan terbuka kepada publik, bahwa presiden harus dengan tegas menolak menunda Pemilu 2024 dan menolak perpanjangan masa jabatan presiden karena telah menyalahi konstitusi negara.
Kedua, mahasiswa meminta presiden agar menunda dan mengkaji ulang UU IKN.
Ketiga, mahasiswa mendesak dan menuntut pemerintah untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah-tengah masyarakat serta menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya.
Keempat, mahasiswa meminta Presiden Jokowi untuk mengusut secara tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri yang bersangkutan.
Kelima, mahasiswa mendesak dan menuntut Jokowi agar menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di Indonesia.
Keenam, mahasiswa mendesak Jokowi-Ma’ruf Amin agar berkomitmen penuh dalam menuntaskan janji-janji kampanye di sisa masa kepemimpinannya.

















