🌙 Hari ke-4 Ramadhan 1447 H
Imsak04:42
Subuh04:52
Dzuhur12:19
Ashar15:30
Maghrib18:26
Isya19:36
Opini

Aksi Massa Mahasiswa, Kemana Arah Perjuangan?

2450
×

Aksi Massa Mahasiswa, Kemana Arah Perjuangan?

Sebarkan artikel ini
Aksi Massa Mahasiswa, Kemana Arah Perjuangan?
Ulfiah (Pegiat Literasi)

Padahal, berbagai masalah diatas terjadi akibat diterapkannya sistem kapitalisme sekuler yang tidak akan melahirkan peradaban yang luhur karena sistem ini telah jelas bertentangan dengan tuntunan Allah SWT Sang Pencipta alam semesta ini. Di mana kehidupan tidak diasuh oleh agama (ideologi Islam), sehingga melahirkan banyak kerusakan. Sejatinya, sistem yang lahir dari akal manusia dan telah meminggirkan pandangan agama ini, tidaklah sesuai dengan fitrah manusia.

Oleh karenanya, perjuangan kudu sistemis bukan parsial semata, jadi yang perlu dilakukan adalah melakukan pergantian sistem. Sebab, di tengah kekacauan yang terjadi saat ini kapitalisme lah yang menciptakannya.

Mahasiswa juga berperan sebagai social control atas pemerintahan. Maka Mahasiswa dituntut mampu untuk mengontrol keadaan negara. Selain kritik, mahasiswa juga harus memiliki kontribusi riil untuk perubahan yang lebih baik.

Jadi, selain perjuangan kudu sistemis, mahasiswa juga harus mengoptimalkan perannya sebagai social control atas pemerintahan. Untuk itu, mahasiswa harus memiliki pemahaman politik yang sahih, yaitu politik Islam yang menekankan fungsi negara sebagai pelayan rakyat.

Berupaya untuk memahami syariat Islam kafah, yang bersumber dari wahyu-Nya dan sunah Rasulullah saw. serta meneladani Rasulullah saw. dalam menerapkan politik Islam pada kehidupan bernegara.

Dalam Islam, politik bermakna ri’ayatus syu’unil ummah (pengurusan urusan rakyat). Dari definisi ini maka bisa dipahami bahwa makna politik jauh dari fakta perebutan kekuasaan. Makna politik ini juga mengarah pada kewajiban penguasa untuk cakap menentukan tindakan dan senantiasa hadir memperhatikan kebutuhan rakyatnya.

Sistem politik Islam juga mewajibkan hadirnya suasana keimanan dan rasa takut terhadap Allah dalam menjalankan amanah, yaitu mengurus rakyat. Sehingga inilah yang perlu dipahami oleh mahasiswa agar arah perjuangannya itu bersifat solutif. Yaitu menuju perubahan sistem yang mendasar hingga ke akar-akarnya.

Oleh karena itu, mahasiswa haruslah melakukan revitalisasi dengan benar. Yakni melakukan perubahan yang sesuai dengan tuntutan Ilahi, sebagaimana amanah syariat. Yakni menjadi penolong Allah SWT dan agamanya. Jadi,  saatnya napas Islam hadir di setiap gerak perjuangan mahasiswa, yang akan mengembalikan hak rakyat dan menghantarkan ridho ilahi. Wallahu A’lam. (*)

Penulis:  Ulfiah (Pegiat Literasi)

***

Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com