Advertisement - Scroll ke atas
Sport

Alex Márquez Sabet Kemenangan di Sepang, Gresini Racing Kunci Gelar Tim Independen Terbaik

838
×

Alex Márquez Sabet Kemenangan di Sepang, Gresini Racing Kunci Gelar Tim Independen Terbaik

Sebarkan artikel ini
Alex Márquez Sabet Kemenangan di Sepang, Gresini Racing Kunci Gelar Tim Independen Terbaik
Alex Márquez menutup rangkaian balapan MotoGP Malaysia 2025 dengan kemenangan pada balapan Grand Prix di Sirkuit Internasional Sepang, Ahad (26/10/2025).

SEPANG—Alex Márquez menutup rangkaian balapan MotoGP Malaysia 2025 dengan kemenangan pada balapan Grand Prix di Sirkuit Internasional Sepang, Ahad (26/10/2025). Pebalap Gresini Racing itu naik podium tertinggi setelah menuntaskan lomba yang penuh drama, sekaligus mengakhiri akhir pekan dengan catatan impresif.

Balapan di Sepang sempat berubah dramatis ketika Francesco Bagnaia — yang sempat bersaing di barisan depan — dipaksa kembali ke pit dan gagal menyelesaikan tiga lap terakhir akibat bocornya ban belakang. Insiden tersebut membuka jalan bagi Alex untuk mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis, sementara podium dilengkapi oleh Pedro Acosta di posisi kedua dan Joan Mir di urutan ketiga.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Performa Alex pada akhir pekan ini sejatinya sudah menorehkan sejarah sehari sebelumnya. Pada sesi Sprint hari Sabtu, Alex finis di posisi dua — hasil yang sekaligus mengonfirmasi statusnya sebagai runner-up klasemen akhir MotoGP 2025. Catatan Sprint tersebut juga menorehkan fakta historis: duet saudara Márquez tercatat sebagai sibling pertama yang menutup akhir musim dengan posisi 1-2 sejak 1949. Sehari berselang, Alex menutup akhir pekan dengan kemenangan pada balapan Grand Prix, melengkapi torehan impresifnya di Sepang.

Selain prestasi individu, GP Malaysia juga menjadi ajang konfirmasi sejumlah gelar penting di penghujung musim. Fermin Aldeguer resmi dinobatkan sebagai Rookie of The Year 2025 setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang tahun. Gresini Racing kembali mengukuhkan diri sebagai juara dunia tim independen MotoGP dengan keunggulan 146 poin atas Pertamina Enduro VR46 Racing.

Sementara itu, Ducati sebagai pabrikan yang menaungi beberapa tim termasuk Gresini, mencatat kemenangan ke-17 musim ini. Raihan tersebut menyamai catatan terbaik kedua mereka pada 2023. Dengan dua seri tersisa di Portimão dan Valencia, Ducati masih berpeluang menyamai bahkan melampaui rekor 19 kemenangan yang mereka torehkan pada musim 2024.

Kemenangan Alex di Sepang menjadi bukti kemampuan Gresini Racing dalam memaksimalkan potensi mesin dan strategi balapan di tengah persaingan ketat MotoGP. Dengan hasil ini, Alex pulang dari Malaysia membawa kemenangan GP sekaligus menutup akhir pekan yang sarat sejarah bagi dirinya dan tim.

Balapan berikutnya akan digelar di Portimão, Portugal, sebagai salah satu dari dua seri penutup musim. Ducati masih berpeluang memperpanjang rekor kemenangan, sementara bagi Alex dan Gresini, dua seri terakhir akan dimanfaatkan untuk menjaga momentum sekaligus menutup musim dengan catatan terbaik. (Ag4ys)

error: Content is protected !!