Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Makassar

Antisipasi Kemarau, PDAM Makassar dapat Support Air Baku

1890
×

Antisipasi Kemarau, PDAM Makassar dapat Support Air Baku

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Kemarau, PDAM Makassar dapat Support Air Baku
Musim kemarau mempengaruhi persediaan air yang ada di sumber air baku utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar yang ada di Bendung Lekopancing, Maros.

MAKASSAR—Musim penghujan sepertinya sudah akan berakhir, ini terlihat sejak beberapa pekan hampir tidak ada hujan yang intensitas tinggi dan sedang, itu artinya musim kemarau akan segera tiba karena cuaca panas sudah mulai terasa diwaktu siang dan malam.

Kondisi ini tentunya sangat mempengaruhi persediaan air yang ada di sumber air baku utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar yang ada di Bendung Lekopancing, Maros.

Sebagaimana laporan dari pemantauan petugas Penjaga Saluran menyampaikan saat ini, volume air di bendung Lekopancing sudah menurun sampai 100 cm dibawah pelimpahan.

Direktur Tehnik PDAM Makassar, Asdar Ali membenarkan hal tersebut. Menurutnya, menurunnya persediaan air ini tentunya sangat mempengaruhi produksi dan distribusi air khusus di Instalasi Panaikang dan Instalasi Antang yang mana sumber air bakunya dari Lekopancing.

“Dampaknya tentu ke pelanggan di daerah Utara dan Timur Kota yang jumlahnya kurang lebih 60 ribuan. Kalau kekurangan itu pasti karena debitnya menurun,” ucapnya.

“Tapi ini Alhamdulillah karena pihak Balai besar BBEJS sebagai penanggungjawab aliran sungai, memberikan kita bantuan dengan mengizinkan kita mengambil air baku di sungai Tallo yang ada daerah Moncongloe.

“Tentunya ini hal yang luar biasa karena sangat membantu kita untuk menambah air baku untuk kita produksi dan akan disalurkan ke Masyarakat,” tambah Asdar.

Sementara soal adanya informasi pelarangan mengambil air baku di sungai Tallo adalah mis komunikasi, dimana sebelumnya dikatakan ada pelarangan mengambil air di sungai, tapi yang sebenarnya tidak ada baik itu lisan maupun tulisan yang disampaikan resmi dari Balai.

“Tidak ada itu pelarangan, mungkin mis informasi saja, buktinya kita saat ini sudah akan menurunkan pompa di sisi Jembatan Moncongloe untuk mengambil air baku sebagai tambahan air untuk diproduksi,” tambah Asdar.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar menyampaikan bahwa sebenarnya ini soal kewenangan karena Daerah Aliran Sungai dibawah kendali BBWS Pompengan-Jeneberang,

“Jadi memang harus ada ijin dari sana untuk pengambilan Air Baku di sungai Tallo Moncongloe. Soal Pelarangan, saya kira memang ada mis informasi yang kami terima,” jelasnya

“Sebenarnya bukan larangan, tapi kami masih diberi ijin asalkan pengurusan SIPA yang prosesnya sementara berjalan untuk diselesaikan sebagai salah satu persyaratan,” sambung Beni.

“Yang jelas intinya semua kita berpikir untuk kemaslahatan masyarakat karena apabila kemarau berkepanjangan maka tentunya pelayanan akan sangat terganggu,” tambahnya.

Sementara itu, Sub. Koordinator Pelaksanaan Operasi & Pemeliharaan SDA BBWS Pompengan Jeneberang, Muhammad Firdaus, ST. M.SP mengatakan, pada dasarnya yang paling utama adalah bagaimana pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat khususnya air bersih.

“Jadi kita tetap akan persuasif selama PDAM, silahkan saja ambil air di sungai Tallo untuk tambahan Air Baku menjelang Musim Kemarau, tapi tetap mengupayakan untuk menyelesaikan pengurusan SIPA agar tidak ada masalah dikemudian hari,” tutupnya. (*)

Konten dilindungi © Mediasulsel.com