Advertisement - Scroll ke atas
BulukumbaWisata

Apparalang, Keindahan Tebing di Ujung Selatan Sulawesi yang Bikin Takjub

887
×

Apparalang, Keindahan Tebing di Ujung Selatan Sulawesi yang Bikin Takjub

Sebarkan artikel ini
Apparalang, Keindahan Tebing di Ujung Selatan Sulawesi yang Bikin Takjub
Di pesisir selatan Sulawesi Selatan, tepatnya di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, terdapat surga tersembunyi yang kian populer di kalangan pecinta wisata alam. Namanya Pantai Apparalang — pantai bertipe tebing dengan panorama laut biru yang menawan dan udara segar yang menenangkan.

BULUKUMBA—Di pesisir selatan Sulawesi Selatan, tepatnya di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, terdapat surga tersembunyi yang kian populer di kalangan pecinta wisata alam. Namanya Pantai Apparalang — pantai bertipe tebing dengan panorama laut biru yang menawan dan udara segar yang menenangkan.

Berbeda dari pantai kebanyakan, Apparalang memanjakan mata dengan perpaduan tebing karst menjulang dan air laut sebening kaca. Dari ketinggian, hamparan laut terlihat bergradasi antara biru tua dan hijau toska. Suara ombak yang menghantam karang berpadu dengan hembusan angin laut menghadirkan suasana damai yang sulit dilupakan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Perjalanan menuju Apparalang dari pusat Kota Bulukumba memakan waktu sekitar satu jam. Jalanan berliku melewati perkampungan nelayan dan kebun kelapa menjadi pengalaman tersendiri sebelum sampai di kawasan wisata yang masih asri ini. Di pintu masuk, pengunjung disambut papan kayu bertuliskan “Selamat Datang di Apparalang” yang berdiri di antara pepohonan.

Setibanya di lokasi, pengunjung dapat menikmati panorama laut dari tebing, atau menuruni tangga kayu menuju bibir air. Air laut yang jernih menggoda siapa pun untuk berenang, snorkeling, bahkan mencoba sensasi melompat dari tebing ke laut. Aktivitas menantang ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan muda pencinta petualangan.

Rahman, salah satu warga setempat, mengatakan bahwa kawasan Apparalang mulai ramai dikunjungi sejak lima tahun terakhir.

“Dulu tempat ini sepi, hanya warga sekitar yang sering datang. Sekarang banyak wisatawan dari luar daerah bahkan luar negeri. Kami bangga, tapi tetap ingin menjaga keasriannya,” ujarnya sambil menyiapkan kelapa muda untuk pengunjung.

Selain menawarkan panorama yang memukau, Apparalang juga menjadi pintu gerbang menuju kekayaan budaya Bulukumba. Hanya beberapa kilometer dari lokasi ini, wisatawan bisa mengunjungi Tana Beru, kampung tempat lahirnya kapal legendaris phinisi. Kombinasi wisata alam dan budaya ini menjadikan kawasan selatan Bulukumba sebagai destinasi yang lengkap.

Menjelang sore, pesona Apparalang mencapai puncaknya. Cahaya matahari senja yang memantul di permukaan laut menciptakan siluet indah di antara tebing. Banyak pengunjung yang memilih duduk diam menikmati pemandangan, membiarkan waktu berjalan lambat di bawah langit oranye.

“Apparalang bukan cuma tempat wisata, tapi tempat untuk menenangkan hati,” tutur Ardi, seorang pengunjung asal Makassar yang mengaku baru pertama kali datang. “Rasanya seperti menemukan potongan kecil surga di Sulawesi Selatan.”

Keindahan Apparalang menjadi bukti bahwa Bulukumba tak hanya dikenal sebagai tanah kelahiran phinisi, tetapi juga rumah bagi salah satu tebing laut paling memesona di Indonesia. Sebuah destinasi yang menyatukan keberanian, keindahan, dan kedamaian dalam satu lanskap yang luar biasa. (Ag4ys)

error: Content is protected !!