Islam punya solusi
Dalam sistem Islam, BBM adalah salah satu sumber daya alam milik umum karena jumlahnya yang terhitung masih melimpah. Dalam hal ini BBM termasuk kategori kebutuhan pokok rakyat yang sangat dibutuhkan. Sehingga dengan demikian, Islam melarang pengelolaannya diserahkan kepada swasta/asing.
Islam menutup pintu masuknya swasta/asing dengan tegas dalam pengelolaan sumber daya alam yang bersifat umum seperti minyak bumi, batu bara, tambang emas dan lainnya.
Nabi saw. bersabda, “Kaum muslim berserikat dalam tiga perkara, yaitu padang rumput, air, dan api.” (HR Abu Dawud dan Ahmad)
Berserikatnya manusia dalam ketiga hal tersebut karena sifatnya sebagai sesuatu yang dibutuhkan orang banyak (komunitas) yang jika tidak ada, masyarakat akan kesulitan mendapatkan komoditi tersebut. Hal ini jelas BBM adalah kebutuhan pokok yang keberadaannya harus di jamin oleh negara dan tidak boleh dikelola oleh pihak asing/swasta.
Dalam hal minyak bumi, negara berkewajiban mengelola dan mendistribusikan hasilnya kepada masyarakat secara adil dan merata, serta tidak mengambil keuntungan dengan memperjualbelikannya kepada rakyat secara komersial.
Kalaupun negara mengambil keuntungan, itu semata untuk menggantikan biaya produksi yang layak dan hasilnya dikembalikan lagi kepada rakyat dalam berbagai bentuk.
Hal ini bisa dilakukan jika negara benar-benar berkomitmen untuk melayani rakyat. Bukan meraup keuntungan dari rakyatnya.
Dengan tata kelola minyak yang berlandaskan pada syariat Islam, negara akan mampu memenuhi bahan bakar dalam negeri untuk rakyat. Negara juga memberikan harga yang murah bahkan gratis.
Dalam Islam, minyak bumi dan gas alam adalah harta milik umum. Sehingga rakyat harus mendapatkannya dengan cara yang mudah tanpa ada kesulitan. Semua ini hanya akan terwujud dalam negara yang menerapkan sistem Islam secara totalitas dalam sistem kehidupan. (*)
Penulis: Ifah Rasyidah* (Penggiat Literasi)
***
Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.

















