PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungTawuran Aditarina Vs Bitowa Lama Pecah Dini Hari, Polisi Tembakkan Gas Air MataBBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungTawuran Aditarina Vs Bitowa Lama Pecah Dini Hari, Polisi Tembakkan Gas Air MataBBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta Dihentikan
Makassar

Bunda Literasi Makassar Ajak Komunitas Kobarkan Semangat Literasi dari Rumah Hingga Ranah Digital

796
×

Bunda Literasi Makassar Ajak Komunitas Kobarkan Semangat Literasi dari Rumah Hingga Ranah Digital

Sebarkan artikel ini
Bunda Literasi Makassar Ajak Komunitas Kobarkan Semangat Literasi dari Rumah Hingga Ranah Digital
Bunda Literasi Kota Makassar, Melinda Aksa, mengajak para penggerak literasi untuk terus mengobarkan semangat membaca dan belajar di tengah arus digital yang kian deras. Ajakan itu ia sampaikan saat membuka resmi Pelatihan dan Pembinaan Komunitas Penggerak Literasi 2025 yang digelar Balai Bahasa Sulsel di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel, Jumat (25/7/2025).

MAKASSAR—Bunda Literasi Kota Makassar, Melinda Aksa, mengajak para penggerak literasi untuk terus mengobarkan semangat membaca dan belajar di tengah arus digital yang kian deras. Ajakan itu ia sampaikan saat membuka resmi Pelatihan dan Pembinaan Komunitas Penggerak Literasi 2025 yang digelar Balai Bahasa Sulsel di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel, Jumat (25/7/2025).

Kegiatan ini diikuti para pimpinan komunitas literasi dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Tujuannya, memperkuat kapasitas para pengelola agar gerakan literasi semakin menjangkau masyarakat luas.

“Literasi bukan hanya soal baca dan tulis. Ini soal membentuk masyarakat yang cerdas, kritis, dan berbudaya,” kata Melinda dalam sambutannya.

Ia menyebut komunitas penggerak literasi sebagai ujung tombak perubahan, terutama dalam membentuk kebiasaan membaca sejak dini. Menurutnya, budaya literasi harus tumbuh dari rumah, dimulai dari peran orang tua yang aktif mendampingi anak-anak dalam aktivitas membaca.

“Teknologi memang berkembang pesat, tapi kita sebagai orang tua tidak boleh lengah. Jangan sampai anak-anak kita tenggelam dalam layar gawai tanpa arahan. Literasi adalah kunci untuk menjaga akal sehat dan membentuk karakter,” tegasnya.

Lebih jauh, Melinda mendorong kolaborasi antar komunitas, lembaga pendidikan, dan pemangku kebijakan untuk memperluas jangkauan literasi, bahkan hingga pelosok-pelosok kota.

“Mari jadikan Makassar sebagai kota ramah literasi. Kota yang memupuk generasi pembelajar sepanjang hayat,” ajaknya.

Ia berharap, pelatihan ini menjadi titik awal terbentuknya komunitas literasi yang solid, aktif, dan berdampak nyata. Komunitas yang bukan hanya menginspirasi, tapi juga mampu menghadirkan perubahan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Gerakan literasi ini harus terus hidup. Dari rumah, sekolah, ruang publik, hingga ranah digital. Semangat kita jangan padam,” tutupnya. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com