MAKASSAR — TP PKK Kota Makassar membentuk Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera sebagai wadah untuk memperkuat usaha dan membuka akses pemasaran bagi produk UMKM para kader.
Koperasi tersebut resmi memiliki kepengurusan setelah Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa melantik pengurusnya di Hotel Novotel Makassar, Senin (5/10/2026).
Pelantikan berlangsung setelah pembukaan Capacity Building TP PKK Kota Makassar dan disaksikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar bersama jajaran TP PKK serta peserta kegiatan.
Dalam kepengurusan tersebut, Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin dipercaya sebagai ketua, Adeayu Chadijah sebagai sekretaris, dan Syamsinar Syahrir sebagai bendahara.
Melinda mengatakan, koperasi dibentuk bukan sekadar untuk menjalankan kegiatan usaha, tetapi menjadi ruang bersama bagi kader TP PKK yang selama ini telah memiliki berbagai produk dan kegiatan UMKM.
“Kami membentuk kepengurusan ini supaya ada wadah yang bisa membantu anggota mengembangkan usaha mereka. Banyak kader TP PKK yang memiliki produk dan kegiatan UMKM, sehingga perlu kita dukung agar bisa berkembang dan punya akses pemasaran yang lebih luas,” ujar Melinda.
Menurutnya, koperasi juga dapat menjadi tempat bagi anggota untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha, pemasaran hingga keuangan. Dengan begitu, penguatan UMKM tidak berhenti pada produksi, tetapi juga menyentuh kemampuan pengelolaan usaha.
Melinda menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara transparan dan bertanggung jawab. Kepercayaan anggota, kata dia, menjadi salah satu modal utama agar koperasi dapat tumbuh dan memberi manfaat dalam jangka panjang.
Sementara itu, Ketua Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera TP PKK Kota Makassar, Prof. Hadijah Mahyuddin, mengatakan koperasi akan diarahkan menjadi salah satu wadah pemasaran produk yang dihasilkan anggota, termasuk produk UMKM lokal.
“Jadi kami ingin produk-produk yang dihasilkan anggota punya ruang untuk dipasarkan. Koperasi ini nantinya menjadi salah satu wadah yang mempertemukan kebutuhan anggota dengan potensi usaha yang mereka miliki,” jelasnya.
Ia mengatakan pengelolaan koperasi juga akan diarahkan untuk membangun kedisiplinan anggota dalam mengelola usaha dan keuangan. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam menjaga koperasi tetap berjalan.
Dengan kepengurusan yang telah terbentuk, TP PKK Makassar berharap koperasi tersebut dapat berkembang menjadi wadah usaha bersama yang memberi manfaat langsung bagi anggota sekaligus mendorong UMKM kader semakin mandiri dan memiliki pasar yang lebih luas. (70n)













