Advertisement - Scroll ke atas
Nasional

Dari Lebah, Tiwi Bisa Sekolahkan Tiga Anak hingga Sarjana: Kisah UMKM Binaan Pertamina yang Menebar Manfaat

625
×

Dari Lebah, Tiwi Bisa Sekolahkan Tiga Anak hingga Sarjana: Kisah UMKM Binaan Pertamina yang Menebar Manfaat

Sebarkan artikel ini
Dari Lebah, Tiwi Bisa Sekolahkan Tiga Anak hingga Sarjana: Kisah UMKM Binaan Pertamina yang Menebar Manfaat
Dari tangan dingin Tiwi Nurhasanah, perempuan asal Garut, madu bukan sekadar hasil alam, tapi sumber keberkahan yang mampu mengubah hidup banyak orang. Melalui usahanya, Rumah Madu Simpul Hati, Tiwi berhasil mengolah madu mentah menjadi aneka produk bernilai tinggi, mulai dari propolis, royal jelly, hingga bee pollen yang kini laris di pasaran.

JAKARTA—Dari tangan dingin Tiwi Nurhasanah, perempuan asal Garut, madu bukan sekadar hasil alam, tapi sumber keberkahan yang mampu mengubah hidup banyak orang. Melalui usahanya, Rumah Madu Simpul Hati, Tiwi berhasil mengolah madu mentah menjadi aneka produk bernilai tinggi, mulai dari propolis, royal jelly, hingga bee pollen yang kini laris di pasaran.

Namun, Tiwi bukan hanya pembudidaya lebah. Ia juga menjadi pembina bagi kelompok tani madu di berbagai daerah, sekaligus penyebar pengetahuan tentang kekayaan lebah Nusantara. Baginya, setiap tetes madu adalah peluang untuk berbagi manfaat bagi sesama.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Madu ini suplemen terbaik untuk makhluk hidup. Kami ingin masyarakat tahu bahwa produk lebah lokal tak kalah dari madu impor. Dulu sulit sekali mengedukasi masyarakat, tapi sejak ada Pertamina, kami bisa menjangkau lebih banyak orang dan memperkenalkan produk asli Indonesia,” ujarnya.

Rumah Madu Simpul Hati merupakan salah satu UMKM binaan PT Pertamina (Persero). Melalui program pemberdayaan UMKM, Pertamina memberikan pendampingan, pelatihan, hingga sertifikasi usaha agar para pelaku UMKM bisa tumbuh dan berdaya saing. Dukungan ini bukan hanya memperluas pasar, tapi juga membuka peluang kolaborasi dengan dunia akademik.

Kini, tempat usaha Tiwi sering menjadi lokasi penelitian mahasiswa farmasi dari berbagai universitas.

“Kami jadi kenal banyak apoteker dan peneliti yang melakukan riset langsung di sini. Produk kami, terutama yang terkait kesehatan dan kosmetik, memang sangat membutuhkan dukungan ilmu farmasi,” katanya sambil tersenyum.

Meski banyak pencapaian diraih, Tiwi menilai keberhasilan terbesarnya bukan pada omzet, melainkan perubahan nyata dalam kehidupan keluarganya. Berkat usaha madu dan dukungan Pertamina, ketiga anaknya kini bisa berkuliah.

“Alhamdulillah, anak pertama dan kedua sudah S2, sedangkan yang bungsu sudah S1. Saya dan suami cuma lulusan SMA, jadi ini hadiah paling besar buat kami,” tutur Tiwi haru.

Tiwi berharap, masyarakat Indonesia makin mencintai produk dalam negeri agar potensi alam Nusantara bisa lebih dihargai.

“Kalau masyarakat sudah mengenal produk dari alam Indonesia, pasti percaya kualitasnya. Mimpi saya, suatu saat bisa punya pabrik kosmetik dan produk kesehatan berbasis lebah Indonesia,” ujarnya penuh keyakinan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menegaskan, pendampingan UMKM merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor kreatif.

“Menjadi kebanggaan bagi kita semua ketika UMKM tidak hanya mandiri, tapi juga mampu menggandeng wirausahawan lain di sekitarnya,” ujar Baron.

Program TJSL Pertamina ini sejalan dengan Asta Cita poin ke-3 pemerintah yang menekankan peningkatan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, serta penguatan industri kreatif.

Sebagai perusahaan energi yang berkomitmen terhadap transisi hijau, Pertamina terus mendorong program berdampak langsung pada Sustainable Development Goals (SDGs) dan target Net Zero Emission 2060. Seluruh upaya tersebut dijalankan melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi perusahaan. (*)

Dari Lebah, Tiwi Bisa Sekolahkan Tiga Anak hingga Sarjana: Kisah UMKM Binaan Pertamina yang Menebar Manfaat
Dari tangan dingin Tiwi Nurhasanah, perempuan asal Garut, madu bukan sekadar hasil alam, tapi sumber keberkahan yang mampu mengubah hidup banyak orang. Melalui usahanya, Rumah Madu Simpul Hati, Tiwi berhasil mengolah madu mentah menjadi aneka produk bernilai tinggi, mulai dari propolis, royal jelly, hingga bee pollen yang kini laris di pasaran.
error: Content is protected !!