Data Tak Sesuai, Ketua ORW se-Kelurahan Manggala Tolak Bansos Sembako
Para Ketua ORW se kelurahan Manggala, kecamatan Manggala, mendesak lurah Manggala untuk menolak rencana pembagian 89 paket sembako bansos dari Dinas Sosial (Dinsos) Makassar tahap kedua.

MAKASSAR – Sejumlah Ketua ORW se kelurahan Manggala, kecamatan Manggala, Makassar dipimpin Kordinator RW nya, Hammado Zaini, didampingi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kelurahan Manggala Andi Pasamangi Wawo mendatangi Lurah, Andi Anshar S.Stp, MSi di kantor kelurahan Manggala, Jl. Bitowa, Komplek Perumnas Antang, Kamis (7/5/2020).

Menurut Andi Pasamangi Wawo, yang juga merupakan ketua Forum Komunikasi (FK) LPM Kecamatan Manggala, kedatangan rombongan tersebut adalah untuk mendesak lurah Manggala, untuk menolak rencana pembagian 89 paket sembako bansos dari Dinas Sosial (Dinsos) Makassar tahap kedua.

Penolakan tersebut, lanjut Pasamangi, disebabkan ada 89 paket sembako yang akan dibagikan tersebut daftar calon penerimanya tidak sesuai dengan daftar nama warga calon penerima yang diusulkan ORW ke kelurahan untuk dilanjutkan ke Dinsos Makassar beberapa waktu lalu.

Ketidak sesuaian daftar calon penerima dengan usulan ORW tersebut menurut Ketua ORW. 05 kelurahan Manggala, Drs Asri Tapa MSi dapat memicu kemarahan dan kerawanan situasi Kamtibmas.

“Ini bisa memicu kemarahan dan kerawanan situasi Kamtibmas,” keluh Ketua RW 05 Drs M Asri Tapa MSi, yang juga mengaku tak mengerti apabila pihaknya tak peroleh jatah.

Sementara itu Lurah Manggala, Andi Anshar S.Stp MSi mengaku, bahwa pihaknya telah mengirim 109 nama dari sisa 284 nama warga yang belum menerima paket sembako di tahap pertama.

Namun Anshar menyayangkan karena nama calon penerima tahap kedua yang dikirim pihak Dinsos selain kurang juga tidak sesuai datanya.

Lebih lanjut Anshar menjelaskan, bahwa pada dasarnya para Ketua ORW bersedia menerima sembako tersebut sekalipun masih kurang andai saja nama calon penerimanya sesuai dengan yang diusulkan, sedangkan jika masih ada kekurangan, akan diupayakan secara internal.

“Malam ini juga saya ke Dinsos membicarakan hal ini dan berharap ada solusinya,” pungkas Andi Ansar didampingi Babinkamtibmas Ipda Alfaizal dan Babinsa Serka Rahman Cobra.

Untuk diketahui sesuai data yang diperoleh Media Sulsel dari 8 kelurahan yang ada di kecamatan Manggala, dalam tahap kedua pembagian paket sembako dari Dinsos Makassar sekitan dengan pelaksanaan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) ini 4 kelurahan yaitu, Bangkala, Biring Romang, Manggala dan Borong akan menerima 89 paket sembako.

Sedangkan kelurahan Bitowa, mendapat jatah paling sedikit yaitu, 79 Paket, Antang 88 Paket, Tamangapa 90 paket. Sementara kelurahan Batua menjadi kelurahan dengan jumlah paket paling banyak yaitu 102 paket. (*/464Ys)