Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Dimulai dari Hertasning, Gubernur Sulsel Resmi Groundbreaking Preservasi Jalan MYC Senilai Rp430 Miliar

784
×

Dimulai dari Hertasning, Gubernur Sulsel Resmi Groundbreaking Preservasi Jalan MYC Senilai Rp430 Miliar

Sebarkan artikel ini
Dimulai dari Hertasning, Gubernur Sulsel Resmi Groundbreaking Preservasi Jalan MYC Senilai Rp430 Miliar
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2025–2027. Kegiatan ini digelar di Jalan Letjen Hertasning, Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

MAKASSAR—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2025–2027. Kegiatan ini digelar di Jalan Letjen Hertasning, Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

Groundbreaking tersebut menandai dimulainya proyek strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kualitas dan kemantapan infrastruktur jalan provinsi di berbagai wilayah.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Alhamdulillah, hari ini kita memulai Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 MYC 2025–2027 dengan nilai kurang lebih Rp430 miliar yang dimulai dari Jalan Hertasning, Makassar,” ujar Andi Sudirman.

Ia mengungkapkan, Pemprov Sulsel telah mengalokasikan anggaran infrastruktur jalan sebesar Rp2,5 triliun untuk periode 2025–2027. Anggaran tersebut dibagi ke dalam enam paket pekerjaan Multi Years Project (MYP), serta didukung pelaksanaan pekerjaan melalui skema Single Years Contract (SYC) setiap tahunnya.

“Total penanganan mencapai lebih dari 1.000 kilometer jalan provinsi. Khusus Paket 1 ini mencakup sekitar 300 kilometer yang tersebar di Makassar, Gowa, Sinjai, dan Bulukumba,” jelasnya.

Paket 1 MYC yang mulai dikerjakan ini memiliki nilai kontrak Rp430 miliar dengan cakupan 13 ruas jalan di empat kabupaten/kota. Total panjang jalan yang ditangani mencapai 300,24 kilometer.

Menurut Andi Sudirman, program MYC merupakan komitmen pemerintah provinsi sejak awal untuk memperbaiki dan menjaga kemantapan jalan, terutama pada jalur strategis yang menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.

“Pelaksanaan MYC ini kami fokuskan pada ruas-ruas dengan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) tinggi serta kawasan pengembangan ekonomi baru, agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, untuk bersama-sama mendukung kelancaran pelaksanaan proyek. Ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sulsel dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam terwujudnya paket pekerjaan MYC tersebut.

“Kami berharap pengerjaan ini berjalan lancar, tepat waktu, dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat melalui konektivitas wilayah yang lebih baik serta peningkatan kesejahteraan ekonomi,” pungkasnya.

Adapun ruas jalan yang ditangani dalam Paket 1 MYC meliputi Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala di Kota Makassar; sejumlah ruas strategis di Kabupaten Gowa seperti Tun Abdul Razak, HM Yasin Limpo, Sungguminasa–Malino hingga Malino–Batas Sinjai; ruas penghubung antarwilayah di Kabupaten Sinjai; serta beberapa ruas utama di Kabupaten Bulukumba yang menghubungkan Sinjai dan kawasan pesisir. (Y5l/Ag4ys)

error: Content is protected !!