MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melakukan pertemuan dengan Ketua dan anggota DPRD Sulsel yang juga dihadiri Dirut Perseroda Muhammad Taufik Fachruddin di halaman Gubernuran, Rabu 18 November 2020 malam.

Silaturahimi dan pertemuan yang digagas pimpinan dewan ini untuk menyamakan persepsi tentang pembangunan twin tower.

Dirut Perseroda Muhammad Taufik Fachruddin Menegaskan Pembangunan twin tower yang dilakukan PT Waskita Karya (Waskita) dengan sistem investasi tidak akan membebani anggaran APBD.

Taufik Menjelaskan Twin Tower yang dibangun hingga 72 lantai,Nantinya sekitar 30 persen untuk perkantoran pemprov sulsel. dan DPRD.

“Jadi nantinya 30 persen untuk DPRD Suksel dan Pemprov sulsel,Yang kemudian 70 persen lainnya untuk disewakan,”Jelasnya.

Ia juga Mengaku Berdasarkan kalkulasi bisnis,70 persen bangunan yang digunakan untuk bisnis berupa hotel, mal, restoran, dan rumahsakit, sangat menguntungkan

“Berdasarkan kalkulasi bisnis, 70 persen bangunan yang digunakan untuk bisnis berupa hotel, mal, restoran, dan rumahsakit, sangat menguntungkan dan bisa membiayai pengembalian anggaran biaya pembangunan sebesar Rp 1.9 triliun dan bunganya sehingga Tidak akan mengganggu APBD.”Pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari mengatakan, akan mendukung program gubernur sepanjang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Kami tentu akan mendukung setiap program Gubernur sulsel sepanjang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,”Pungkasnya. [*]