MAKASSAR — Sebanyak 398 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya atas pengabdian mereka selama 10, 20, dan 30 tahun.
Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam prosesi yang berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (14/8/2026).
Penganugerahan Satyalencana Karya Satya menjadi bentuk penghargaan negara atas dedikasi aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Prosesi diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia mengenai penganugerahan tanda kehormatan. Selanjutnya, Gubernur Andi Sudirman membacakan naskah penganugerahan atas nama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam arahannya, Andi Sudirman menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diharapkan semakin memperkuat keteladanan dan semangat aparatur untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.
Ia menilai pengabdian selama puluhan tahun merupakan hasil dari kerja dan tanggung jawab yang dijalankan secara konsisten dalam pemerintahan. Karena itu, penghargaan tersebut dinilai memiliki makna tersendiri bagi para penerimanya, terutama bagi mereka yang telah mengabdi selama tiga dekade.
Menurut Andi Sudirman, perjalanan panjang sebagai aparatur tidak mudah. PNS memiliki tanggung jawab besar karena turut mengelola keuangan dan anggaran yang seluruhnya diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
Ia pun mengingatkan agar Satyalencana tidak hanya dimaknai sebagai penghargaan atas masa kerja, tetapi juga sebagai amanah untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan publik.
Andi Sudirman berharap para penerima penghargaan dapat menjadi teladan bagi ASN lainnya, terutama dalam menjaga integritas, meningkatkan kinerja, dan mempertahankan semangat pengabdian di tengah tuntutan pelayanan masyarakat yang terus berkembang.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk terus bekerja secara baik dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (7on)













