PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • Rapimnas Forkonas PP DOB, Aspirasi Pemekaran Sulsel Kembali Menguat • Jelang Pensiun, Polda Sulsel Bekali PNPP dengan Keterampilan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • Rapimnas Forkonas PP DOB, Aspirasi Pemekaran Sulsel Kembali Menguat • Jelang Pensiun, Polda Sulsel Bekali PNPP dengan Keterampilan •
Pangkep

Dorong Kerajinan Berdaya Saing, Disperindag – Dekranasda Sulsel Lakukan Pendampingan Teknis Diversifikasi Kerajinan di Pangkep

817
×

Dorong Kerajinan Berdaya Saing, Disperindag – Dekranasda Sulsel Lakukan Pendampingan Teknis Diversifikasi Kerajinan di Pangkep

Sebarkan artikel ini
Dorong Kerajinan Berdaya Saing, Disperindag - Dekranasda Sulsel Lakukan Pendampingan Teknis Diversifikasi Kerajinan di Pangkep
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel melakukan Pendampingan Teknis Diversifikasi Produk Anyaman Lontar dan Kerajinan Limbah Marmer di Kabupaten Pangkep.

PANGKEP—Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel melakukan Pendampingan Teknis Diversifikasi Produk Anyaman Lontar dan Kerajinan Limbah Marmer di Kabupaten Pangkep.

Kegiatan yang diikuti oleh 15 orang perajin anyaman bambu di Kabupaten Pangkep ini, telah berlangsung pada tanggal 15-17 November 2023.

Dikatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membuat diversifikasi produk yang berbeda dari prodak sebelumnya. Dengan cara memadukan antara anyaman lontar dan kerajinan limbah marmer sehingga menghasilkan desain produk kerajinan yang baru dan inovatif.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, Ahmadi Akil menyampaikan, bahwa industri kerajinan anyaman dan industri kerajinan limbah marmer banyak berkembang di Kabupaten Pangkep.

“Untuk meningkatkan daya saing produk, masih membutuhkan bimbingan baik, baik dari segi desain, perlakuan bahan baku yang berkualitas, teknis produksi, diversifikasi produk, kemasan, finishing produk, dan akses pasar melalui media online, serta fasilitasi pameran baik lokal, nasional, dan internasional,” katanya, Kamis (30/11/2023).

Pemprov Sulsel bersama Dekranasda, kata dia, terus mendorong dalam meningkatkan SDM perajin, serta program pembinaan yang tepat sehingga menghasilkan produk kerajinan yang kreatif, berkualitas berbasis tradisi dari warisan budaya.

“Kami berharap kegiatan itu dapat menghasilkan diversifikasi kerajinan limbah marmer yang dipadukan dengan anyaman serat lontar yang berdaya saing dan berkualitas serta dapat memenuhi selera konsumen baik dalam negeri maupun manca negara. Semoga kita dapat lebih meningkatkan lagi program-program pembinaan khususnya industri kerajinan yang masih membutuhkan perhatian dari Dinas yang membidangi indusri, baik Provinsi Maupun Kabupaten/Kota bersama Dekranasda,” jelasnya.

Dalam kegiatan pendampingan Teknis Diversifikasi Produk Anyaman Lontar dan Limbah Marmer ini dihadiri oleh Sekretaris Dekranasda Sulsel dan Sekretaris Bidang Wirausaha Baru Dekranasda Sulsel; Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindag Kabupaten Pangkep dan Kepala Bidan Sapras. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com