JAKARTA—Dua pelajar Indonesia terpilih mewakili Tanah Air ke Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Internasional 2026 di Mannheim, Jerman, setelah meraih juara pertama dan kedua dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional yang digelar pada 21 Januari 2026 di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi DKI Jakarta.
Sebanyak 80 pelajar dari 59 SMA, SMK, dan MA yang mewakili 26 provinsi mengikuti ajang yang diselenggarakan Goethe-Institut Indonesien bekerja sama dengan Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia (IGBJI), Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen, dan BGTK Provinsi DKI Jakarta tersebut.
Dalam pengumuman pemenang pada Kamis (22/1/2026), Sydney Venecia dari SMA Ignatius Global School Palembang ditetapkan sebagai juara pertama, sementara Nicole Alexandra Prayugo dari Saint John’s Catholic School BSD meraih juara kedua.
Keduanya akan mengikuti Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 13–22 Juli 2026 di Mannheim, dengan proyeksi sekitar 115 peserta dari lebih 60 negara.
“Olimpiade Bahasa Jerman ini tidak akan mungkin terlaksana tanpa para guru yang berdedikasi, yang setiap hari menginspirasi generasi muda untuk mencintai bahasa Jerman. Dan sesuai dengan semangat Olimpiade, seluruh finalis menunjukkan pentingnya ikut serta. Berani dan berkembang sama pentingnya dengan menang,” ujar Wakil Direktur Goethe-Institut Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, Ulrike Drissner.
Juara ketiga diraih Dzaki Putra Indrastata dari SMA Negeri 3 Yogyakarta dan juara keempat Pierre Adriano Panggabean dari SMAK 7 Penabur Jakarta.
Sementara juara kelima dan keenam masing-masing diraih Rahmad Ardhani Arba’a dari SMA Ignatius Global School Palembang dan Ailsya Zivana Khaalidiyya dari SMA Al Hikmah Surabaya.
Pemenang peringkat ketiga hingga keenam memperoleh beasiswa kursus bahasa Jerman dan ujian Goethe-Zertifikat di Goethe-Institut Jakarta atau Bandung.
Upacara pengumuman pemenang turut dihadiri para guru pendamping finalis, ASEAN Affairs/Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia Dr. Philipp Hirsch, Kepala BGTK DKI Jakarta Erfan Agus Munif, Kepala Pusat Prestasi Nasional Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, serta Ketua IGBJI Ekadewi Indrawidjaja.
Para finalis sebelumnya lolos dari babak penyisihan yang diikuti 1.500 siswa dari 321 SMA, 31 SMK, dan 28 MA selama November hingga Desember 2026 di 17 tempat ujian di 26 provinsi.
Pada tingkat nasional, peserta diuji kemampuan berbahasa Jerman tingkat A2 meliputi membaca, menyimak, menulis, dan berbicara, termasuk presentasi kelompok selama 15 menit di hadapan juri.
Sejak diinisiasi pada 2008, Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional menjadi ajang rutin untuk mempromosikan bahasa Jerman di Indonesia serta mendorong pelajar usia 15–17 tahun menunjukkan kemampuan berbahasa Jerman mereka. (*)







