PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR • Ketika Gelar Tak Menjamin Masa Depan • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR • Ketika Gelar Tak Menjamin Masa Depan • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar •
Gowa

Untuk Efisiensi Anggaran, Pemkab Gowa Keluar dari Integrasi BPJS

620
×

Untuk Efisiensi Anggaran, Pemkab Gowa Keluar dari Integrasi BPJS

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menekankan bahwa kebijakan Pemkab Gowa untuk keluar dari integrasi BPJS salah satunya untuk efisiensi anggaran.

“Keputusan Pemkab Gowa untuk keluar dari integrasi salah satunya membutuhkan pembiayaan yang cukup tinggi, padahal Gowa sudah memiliki program kesehatan gratis hanya dengan memperlihatkan KK atau KTP. Ini salah satu langkah kita untuk efisiensi anggaran,” Ungkap Adnan.

Lebih lanjut Adnan menjelaskan kalau peserta integrasi BPJS di Gowa sebanyak 119.601 jiwa dengan mendapatkan layanan fasilitas kesehatan kelas III sama dengan layanan kesehatan gratis yang dimiliki oleh Pemkab Gowa. “ Jika kami tetap melanjutkan kerjasama untuk integrasi BPJS, maka akan dobel anggaran padahal saat ini Pemkab kekurangan anggaran diakibatkan pemotongan DAK sebesar 220 Milliar dari pemerintah pusat untuk membiayai program prioritas. Layanan kesehatan gratis dalam RPJMD Tahun 2016-2021 tetap menjadi salah satu prioritas,” urai mantan anggota DPRD Prov Sulsel ini.

Untuk layanan kesehatan gratis sejak tahun 2009 Pemkab Gowa telah menganggarkan Rp 16 M jika ditambahkan dengankepesertaan integrasi BPJS Gowa harus menambahkan pembayaran lagi sebesar Rp 6 Milliar. Sehingga total yang harus dikeluarkan sebesar lebih dari 20 Milliar.

Berhentinya Pemkab Gowa dari integrasi BPJS sejak 1 Januari 2017 sehingga bisa terjadi efisiensi anggaran. Apalagi sistem yang digunakan berbeda kesehatan gratis menggunakan sistem klaim sedangkan integrasi BPJS menggunakan sistem pembayaran premi tiap bulannya.

Besaran premi BPJS yang sama diseluruh Indonesia, juga dikritik oleh Bupati Gowa” Selayaknya premi BPJS ditetapkan berdasarkan regional. Berbeda premi di regional Jawa dengan Sulawesi. Ketika kita menyamaratakan ada unsur ketidakadilan. UMR di Jawa kan lebih tinggi berbeda dengan di Sulawesi,” tambah Bupati termuda di KTI ini.

Kepala Divisi Regional, Maryamah didampingi Kepala Cabang Utama Makassar drg. Unting Patri Wicaksono Pribadi menghargai kebijakan yang diambil oleh Bupati Gowa. “ BPJS memanag berharap Gowa tetap ikut dalam program integrasi BPJS ini namun kami juga menghargai kebijakan yang diambil oleh Pemkab Gowa terkait efisiensi anggaran. Walau demikian kita masih memiliki kerjasama dikepesertaan BPJS lainnya,” tanggap Maryamah.

Ketika menerima audince BPJS Bupati Gowa didampingi Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah, H. Ismail, Kepala Dinas Kesehatan, dr. H. Hasanuddin, Dirut RSUD Syekh Yusuf dr. H.Salahuddin dan Kabag Humas dan Protokol, Andi Tenriwati Tahri (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com