Advertisement - Scroll ke atas
PilkadaSidrap

FATMA Perangi Narkoba dengan Bentuk “Kampung Anti Narkoba” di Sidrap

866
×

FATMA Perangi Narkoba dengan Bentuk “Kampung Anti Narkoba” di Sidrap

Sebarkan artikel ini

SIDRAP—Memerangi kejahatan narkoba memang bukan perkara mudah, meski berbagai sosialisasi terus dilakukan dan hukuman berat bagi para pelanggarnya telah diterapkan, namun peredaran narkoba masih saja terjadi.

Untuk itu, Pasangan Cabup dan Cawabup Sidrap, Hj Fatmawati Rusdi-H Abdul Majid (FATMA), memberi perhatian khusus terhadap penanganan narkoba, dengan jalan mencanangkan program akan membentuk “Kampung Anti Narkoba” jika dirinya terpilih nanti.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Salah satu terobosan yang akan dilakukan FATMA dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan bahaya Narkoba, kita akan membentuk Kampung Anti Narkoba,” tegas Cabup Hj. Fatmawati Rusdi, Senin (30/4/2018).

Dalam Pelaksanaan program terobosan baru di Sidrap ini, akan melibatkan Kelompok masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, RT, RW hingga kalangan ulama dalam memberantas narkoba di wilayah masing-masing.

“Semua akan dilibatkan. Mereka akan mengatur sendiri program apa saja yang hendak dilakukan untuk memerangi narkoba di lingkungan sekitarnya. Dari sosialisasi hingga rehabilitasi, akan menjadi agenda utama kampung anti narkoba,” terang mantan anggota Fraksi PPP DPR RI ini.

Melalui kampung anti narkoba tersebut, menurut Fatmawati akan dilakukan sosialisasi secara massif, dalam bentuk door to door campaign (kampanye dari rumah ke rumah) tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga tumbuh kesadaran dari semua komponen masyarakat.

Hal itu harus dilakukan (kampanye dari rumah ke rumah), karena menurutnya, penanganan narkoba harus dimulai lingkup keluarga, keluarga sangat berperan sebab bisa membekali pendidikan agama kepada genersinya, sehingga mereka akan tumbuh sebagai generasi berahlak dan tentunya sebagai proteks dini, serta memahami akan bahaya penyalahgunaan narkoba ini.

“Intinya, dengan adanya penolakan massif dan besar dari semua komponen masyarakat, tentunya peredaran narkoba akan semakin sempit bahkan tertutup,” pungkasnya. (*/464ys)

error: Content is protected !!