MAKASSAR – Festival F8 kembali digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan. Festival yang digelar selama seminggu ini menampilkan beragam kegiatan.
Salah satunya adalah Kecamatan Bontoala, menampilkan tari seni budaya Sulawesi Selatan dengan tema “Appa Bunting Mangkasara” menjadi perhatian para pengunjungan yang hadir.
Camat Bontoala Drs Armand mengatakan, parade adat istiadat masyarakat bangsawan makassar ini, menampilkan acara perkawinan dengan prosesi rumah tangga yang biasa dijumpai di Makassar.
Lebih lanjut dia menambahkan pada prosesi Appa’ Bunting mangkasara’ ini diselingi berbagai atraksi diantaranya, seni dan tari, paraga pepe-pepe (api), tari A’bbulo sibatang dan paganrang pui’pui.
“Peserta parade seni budaya Appa’ Bunting penganting dan pengirinya melibatkan 75 personil dari petugas kebersihan dan warga masyarakat kecamatan Bontoala dengan berpakaian busana baladada, patondro dan pa’sapu dengan memakai celana baloci,” tutur Armand, Kamis (11/10/2018).
Di kesempatan itu, Ketua Asosiasi LPM Makassar, Ir Elber Magbul Amin mengatakan dalam penyelenggaraan kegiatan F8, ia menyiapkan warung kopi LPM bagi pengunjung dan para ketua LPM se-Makassar.
Menurut Elber, warung kopi yang disiapkan di kegiatan F8 tersebut, agar LPM ikut berpartisipasi pada kegiatan tahunan yang menjadi agenda rutin Pemkot Makassar.
“Selain itu saya berharap, agar ketua LPM se-Makassar bisa datang karena di sana kita bisa berdiskusi dan saling berbagi pengalaman,” tutup Elber. [bas/shar]

















